18 May 2012

de blankon milk

Dedy Hariyadi

Judul saya sengaja tulis huruf kecil semua menyesuaikan nama aslinya di papan promosi. Papan promosi ini saya lihat disebelah selatan PLN Jalan Kaliurang KM 7. Dimungkinkan lokasi de blankon milk di belakang PLN. Di Jogja banyak istilah yang menggunakan kata Blangkon. Namun kali ini cara menulisnya tanpa huruf G, jadi blankon. Ada dua pertanyaan saya :
1. Apakah mempunyai filosofi sama dengan BlankOn Linux ?
2. Apakah para pengembang BlankOn sering nongkrong di de blankon milk ?

Di Jogja memang lagi ramai warung-warung sehat yang menyajikan menu minuman susu. Sepertinya menarik kalau ngoprek sambil minum susu dan mengurangi rokok :)



on 18 May 2012 03:24 AM

17 May 2012

VPS Trading di Wakhost

Dedy Hariyadi

Saya bukan pemain trading. Ini hanya sekedar tulisan di libur panjang (bagi yang 5 hari kerja dan cuti bersama). Jalan kesana kemari dan mencoba mencari kata kunci VPS Trading. Ternyata sudah cukup banyak yang memanfaatkan VPS Trading. Bagi anda yang ingin mencari VPS Trading mungkin bisa mencoba layanan dari  Wakhost. Muncul pertanyaan, katanya bukan pemain kok berani merekomendasikan? 

Ini hasil jalan-jalan dengan melihat perbandingan harga yang diberikan. 2 situs yang saya buka rata-rata memberikan harga Rp. 500.000 sampai dengan Rp. 600.000 dengan storage 8 GB, memory 512 M dan bandwidth 200GB (mungkin ini yang dimaksud Fair Usage Personal). Jika saya lihat di Wakhost lebih murah, biaya yang harus dikeluarkan Rp. 250.000 dengan storage 20GB, memory 512 dan bandwidth unlimited.  Nah  kan lebih murah. Masalah kualitas silakan anda coba sendiri.

Jika pengamatan saya, secara prinsip dan sistem operasi VPS Trading sama hanya masalah harga yang membedakan. Ingin tahu lebih tentang VPS Trading, Hosting atau layanan lainnya dari Wakhost anda bisa langsung bertanya-tanya ke Tim Wakhost di Ubuntu-ID Summit 2012, 3 Juni 2012 di IST Akprind Yogyakarta. 


on 17 May 2012 08:16 AM

Terjemahan VirtualBox 100%

Andika Triwidada

Ada yang berbaik hati mau mencoba dan memeriksa apakah hasil terjemahan VirtualBox ke bahasa Indonesia sudah cukup enak dibaca? Teks hasil terjemahan dapat diunduh di http://andika.info/translations/VirtualBox_id.20120512.zip, dan cara mengujinya disinggung di https://www.virtualbox.org/wiki/Translating#Testingthetranslation. Update: Hasil kompilasi terjemahan ada di http://andika.info/
on 17 May 2012 08:03 AM

16 May 2012



Sekedar posting tentang dunia astronomi, kejadian di jagat raya ini memang tidak bisa di prediksi sebelumnya tapi kalo kita jeli melihat semua isi jagat raya ini memang banyak yang menajubkan, itu lah keberasaran Allah SWT menciptakan jagat raya. Dalam postingan kali ini saya akan menginformasikan kejadian langka yang hanya bisa anda lihat pada 115 tahun sekali yaitu Transit planet Venus yang mengintari Matahari secara garis lurus pada tanggal 6 Juni 2012 selama 6 Jam pada pukul 05.00 - 11.55 Waktu negara bagian Berlin Jerman. Pertanyaannya kenapa waktu yang diambil di daerah Berlin Jerman? Transit Planet Venus dari Matahari terlihat bergerak lurus hanya pada bagian bumi tertentu yaitu Eropa dan Amerika Selatan, bila lokasi kita di Asia masih bisa melihatnya tapi pergerakan Venus tidak bergaris lurus :(. Tapi jangan kawatir sekarang memang jamannya vitualisasi :P ada aplikasi bernama Stelarium yang biasanya saya gunakan untuk menentukan Hilal pada bulan Syawal, bisa juga untuk melihat Banyangan Planet Venus mengintari matahari. Stelarium sendiri bisa anda pasang pada Sistem Operasi Komputer manapun seperti Linux, Mac, dan Windows. Anda tertarik melihat Planet Venus mampir dari Matahari pada Tanggal 6 Juni 2012 ??

Tautan video youtube Transit Planet Venus dari Matahari  - http://www.youtube.com/watch?v=V603tlEEJfg



sumber : http://venustransit.nasa.gov/transitofvenus/
on 16 May 2012 06:19 PM

Echoerz in Colour

Ammar W.K

Dah lama banget gak bikin gambar, baik di komputer ataupun di kertas. Sekarang akhirnya kesempatan ngewarnain logo echoerz, yang sebelumnya kalo gak putih ya item :).  Enjoy! :). 
on 16 May 2012 10:24 AM

15 May 2012

The Problem

ALSA default SRC is using flat (linear) mixing when sampling audio into 48KB. To make it worse, the sound was already been sampled by Pulseaudio. Double extra lost precision.

The Solution

Add a line to “.asoundrc” to enable “samplerate_best”:

$ cat >> ~/.asoundrc << PUTUS
defaults.pcm.rate_converter "samplerate_best"
PUTUS

If your player use ALSA only, just replay audio and you will hear the difference. I’m disabling Pulseaudio remixing also by adding this line to “/etc/pulse/daemon.conf”:

disable-remixing = yes

And kill pulseaudio, or just logout and login back if you don’t know how.

A Tip

You could use “speexrate_best” instead of “samplerate_best”. Some user on the Internet said it was more light. But, I’ve found out in my laptop that speex consume slightly higher CPU rate than libsamplerate. Anyway, just check using “top”, no science about it. You might have different result.

Please consider these three factors that matter:

  1. You have a constraint on CPU usage. Using more CPU cause battery to dry faster.
  2. Your hardware is not that good. Using low dynamics gears will not propagate better result.
  3. Your hearing is not that sensitive.
I hope I made a polite gesture, not intend to mock anyone. Anyway, that’s why I would ask you to test by changing “defaults.pcm.rate_converter” parameter between ”samplerate_best” and “speexrate_best”. There is also “speexrate_medium” and “samplerate_medium” that might already suit the need.
Last, the most important one, don’t let loudness fool you! It is dangerous to put high volume and hear it for long time. It would worn out your ear. I myself using 30%~45% Master volume (about -30dB~-25.50dB). It feel low at first, but hours of using headphone will explain you why it is better. Btw again, some people said to use PCM instead of Master volume for changing volume level. But, in my case, it is better to play the Master volume than PCM. Again, it might vary on you.

The Story

Imagine this, a person has a Sennheiser PX-100, customized with PX-202 ear pad. Removed all the nasty MP3 and use only FLAC, Musepack, AAC+ and OGG — last one is because that person is fond of Free Software and free standard. The person only plays songs ripped from original CD the person bought over the years.

Usually I would suggest that person to use patched OSS4, enabling Production quality. The problem is over the year Ubuntu making OSS4 less compatible. Too much compiling would shy that people away from GNU/Linux. Thankfully, ALSA also have the right software mixing.

on 15 May 2012 10:10 AM
Tertarik mengikuti Ubuntu-ID Summit ?? silahkan klik gambar :) 



on 15 May 2012 06:20 AM


on 15 May 2012 03:57 AM

14 May 2012

Pertama kali saya membeli CD Linux sekitar tahun 2003 atau 2004 disebuah toko daring di Bandung. Kalau tidak salah saya membeli Mandrake atau Mandriva. Itu pengalaman pertama saya berbelanja secara daring. Pembayaran melalui transfer bank, barang saya terima utuh seperti yang saya harapkan. Secara prinsip tidak ada kendala. Saat ini sudah mulai banyak toko-toko daring jadi banyak pilihan. Berbelanja paling sering saya ke Toko Baliwae, kalau untuk urusan DVD Repo saya membeli di Juragan Kambing.

Dengan hadirnya toko daring memudahkan kita untuk mendapatkan CD, baju, atau apapun yang berhubungan dengan FOSS. Sering sekali muncul pertanyaan, Kok susah siih download Ubuntu? atau Kalo download Ubuntu dimana? Sebenarnya jika tidak repot banyak pilihannya diantaranya adalah mengikuti Ubuntu Release Party seperti yang akan di selenggarakan di Jogja, Ubuntu-ID Summit 2012 atau membeli di toko daring seperti pengalaman saya.

Di Jogja ada toko daring yang menjual pernak-pernik FOSS yaitu T'Lab. Dengan slogan Geek Shop, T' Lab menawarkan banyak hal yang "berbau" FOSS, ada CD, baju, sandal, mouse pad atau gantungan kunci. Anda bisa berkunjung ke http://shop.tlab.co.id/ untuk melihat katalog yang ditawarkan. Jika anda membutuhkan CD Ubuntu bisa langsung cek http://shop.tlab.co.id/6-ubuntu. Paling enak langsung daftar Seminar Nasional dengan tema Pemanfaatan FOSS untuk UMKM di IST Akprind, 3 Juni 2012 yang langsung dapat CD Ubuntu 12.04 LTS. Ayo buruan daftar dan bayar....


on 14 May 2012 04:16 PM

ketika kita ingin gammu sudah tidak memakai command prompt algi agar rapih kita masukkan kedalam service windows saja caranya cukup ketikkan :

gammu-smsd -S -c smsconf -i -s

smsconf adalah file configurasi gammu nya, bisa dilihat juga screen shot berikut, pastikan anda masuk ke cmd dengan akses admin.


on 14 May 2012 08:02 AM

Ngomik.com ke Jogja

Dedy Hariyadi

Jaman SMU teman-teman banyak yang membaca komik, jaman awal-awal kuliah tidak begitu beda jauh. Akhirnya saya pun mulai ikut membaca komik. Komik yang saya baca hanya 2, Dragon Ball dan Detektif Conan. Tapi kebiasaan membaca komik tidak saya lanjutkan. 

Waktu berganti, komik yang dulunya dicetak sekarang mulai membaca komik melalui ponsel cerdas seperti Android, iPhone ataupun Blackberry. Saya belum mencoba komik yang bisa dibaca di ponsel cerdas. Selain ponsel yang saya miliki layar kecil dan hasrat untuk membaca komik belum ada lagi. Paling yang sering saya baca comicstrip-nya Niwatori. Itu pun saya baca melalui komputer. Nah kali ini bagi penggemar atau pembaca komik bisa membaca komik melalui Ngomik.com.  Hanya sayang Ngomik.com baru tersedia di Android, Blackberry dan browser ponsel yang diakses melalui m.ngomik.com. Untuk iPhone sedang dalam pengembangan. Ngomik.com tidak hanya untuk pembaca komik, bisa juga bermanfaat untuk pembuat komik dan perusahaan. Informasi lebih lanjut bisa baca di http://www.ngomik.com/mongopedia?page=what-is-ngomik.

Bulan depan perusahaan yang menelorkan Ngomik.com, Javan IT Services akan datang ke Jogja untuk mendukung Ubuntu-ID Summit 2012. Kebetulan CEO Javan adalah mantan pengurus KPLI Bandung, Wisnu Manupraba. Jadi tidak heran jika pengembangan Ngomik.com menggunakan peranti Open Source. Saya dengar bukan Wisnu yang akan datang di Ubuntu-ID Summit 2012 melainkan Muhammad Subair, Project Manager dari Javan IT Services. Tapi tidak menutup kemungkinan Wisnu juga akan hadir dan mungkin bisa bercerita tentang Ngomik.com disela-sela acara Ubuntu-ID Summit 2012. Jadi....daftar segera di Seminar Nasional Pemanfaatan FOSS untuk UMKM di IST Akrpind, 3 Juni 2012.


on 14 May 2012 04:35 AM

13 May 2012

Saya tidak punya data yang bisa dipastikan kebenarannya tentang kepemilikan notebook atau komputer jinjing. Perasaan saya 1 diantara 10 orang pasti memiliki notebook. Apalagi jika mahasiswa dimungkinkan 2 sampai dengan 3 diantara 10 mahasiswa memiliki notebook. Saat ini pun trend warung internet sudah menyediakan akses nirkabel. Sekitar 9 tahun yang lalu saya cukup kesulitan mencari warnet yang memfasilitasi pemilik notebook untuk akses internet. Pertama kali saya akses internet di warnet di warnet huwa-huwa Jln. Solo dekat dengan kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta. Ndak tau warnet itu masih ada atau tidak, apa juga ganti nama....

Tulisan ini bukan bagian dari review kualitas akses internet di Super Hotspot, sebuah tempat untuk akses internet yang beralamat di Jln. Timoho No. 101D. Secara prinsip saya suka slogannya dari Super Hotspot, Learn Relax Hangout. Memang saatnya tempat seperti ini dijadikan untuk belajar. Apalagi internet adalah media pembelajaran yang tanpa batas, itu pun tergantung anda yang akan menyikapinya.

Super Hotspot mengadakan lomba review tentang kualitas akses internet di Super Hotspot. Dilihat dari hadiah yang ditawarkan cukup menarik.
- Pemenang I : Voucher Superhotspot 50jam + Voucher Kafe + Kaos + Voucher Khaira 10 Galon 
- Pemenang II : Voucher Superhotspot 30jam + Voucher Kafe + Kaos + Voucher Khaira 5 Galon 
- Pemenang III : Voucher Superhotspot 20jam + Voucher Kafe + Kaos + Voucher Khaira 3 Galon 
- Pemenang IV : Voucher Superhotspot 10jam + Voucher Kafe 
- Pemenang V : Voucher Superhotspot 5jam + Voucher Kafe (khusus pemenang like/komentar terfavorit di Facebook)

Untuk melakukan review diberikan kesempatan akses internet gratis 1 jam. Jika dirasa kurang dengan voucher gratis 1 jam, silakan anda mendaftarkan diri di Seminar Nasional Pemanfaatan FOSS di UMKM yang merupakan rangkaian acara Ubuntu-ID Summit 2012 di IST Akprind, 3 Juni 2012. Dalam seminar nasional tersebut anda akan mendapatkan voucher gratis juga untuk menambah waktu anda me-review kualitas Super Hotspot.


on 13 May 2012 04:13 PM
iyes, notifikasi percakapan ini ditujukan untuk penggunaan aplikasi percakapan pidgin pada blankon 8.0 "rote" cabang pengembangan (development branch). sebagai catatan, blankon 8.0 "rote" belum dirilis resmi. menurut jadwal rilis, rote baru akan dirilis pada tanggal 2 juli 2012. penggunaan rote untuk keperluan produksi tidak direkomendasikan, kecuali anda paham akan resiko yang akan dihadapi :).

untuk memunculkan notifikasi percakapan pada rote, paket yang perlu dipersiapkan adalah "pidgin-libnotify". silahkan cari menggunakan manajer paket synaptic. kalau saya, perintah favorit yang saya gunakan adalah:

$ sudo aptitude search pidgin-libnotify

hasilnya, akan memunculkan daftar paket seperti gambar di bawah:
gambar 1. daftar paket, keluaran dari perintah di atas.
setelah itu, tinggal memasang paket tersebut. kalau lewat synaptic, centang dan terapkan. apabila menggunakan terminal:

$ sudo apt-get install pidgin-libnotify

kelar dipasang, berikutnya kita aktifkan plug-in notifikasi tadi dari sisi aplikasi, pidgin. cara mengaktifkannya, 
  • buka pidgin
  • buka menu tools ~ plugins
  • centang "libnotify popups 0.14"
  • silahkan konfigurasi notifikasi sesuai keinginan
gambar 2. notifikasi pada pidgin dan konfigurasi
setelah itu, silahkan dilanjut dengan mengaktifkan akun-akun yang sudah ditambahkan untuk bisa berkomunikasi lewat percakapan melalui pidgin. 
gambar 3. notifikasi sudah aktif, ketika ada yang menyapa






on 13 May 2012 06:01 AM

12 May 2012


Tahun 2012 tepat lima tahun Ubuntu Jogja terbentuk sebagai komunitas Open Source yang berada di Yogyakarta. Ubuntu Jogja juga dikenal sebagai komunitas serba flexible dalam segala hal dari mengelola dewan pengurus, member, dan mengadakan suatu acara komunitas. Dari tahun ketahun Komunitas Ubuntu Jogja mempunyai regenerasi yang cukup statis, Statis disini tidak terlalu banyak memasukkan member ke dalam pengurusan ubuntu jogja, hanya orang tertentu saja yang bisa masuk ke pengurusan ubuntu jogja. Saya sendiri sejak bergabung dalam komunitas ubuntu jogja banyak pengalaman yang saya dapat, dari pemula pengguna Linux jadi lebih sedikit mengenal Linux dan open source lebih baik berkat teman-teman di ubuntu jogja :). Memang saya akui Ubuntu Jogja sekarang berbeda dengan Ubuntu Jogja yang dulu, banyak pengurus yang sudah tidak lagi mengurusi secara fisik ubunut jogja, namun jangan salah anggota ubuntu jogja yang sudah berada di luar Jogja masih kerap membantu dalam media Online khususnya pada waktu mengadakan acara.. itu lah uniknya Ubuntu Jogja, dan masih banyak keunikan UBuntu Jogja yang lain, yang pasti bikin kangen bisa berkumpul dan berbagi bersama teman teman Komunitas Ubuntu Jogja.
Pada Ubuntu-ID Summit 2012 pada tanggal 3 Juni 2012, Ubuntu Jogja akan menginjak umur ke 5 sebagai salah satu komunitas Open Source di Yogyakarta. Bagi yang tertarik mengikuti Ubuntu-ID Summit 2012 silahkan berkunjung ke portal Ubuntu-ID Summit 2012.
Untuk sekedar mengingat kenangan teman teman Ubuntu Jogja disini saya sertakan beberapa kegiatan Ubuntu Jogja dari awal terbentuk sampai pada tahun ke 5. Apabila terasa kurang bisa ditambahkan :D

Selamat Ulang Tahun ke 5 untuk Ubuntu Jogja semoga bisa menjadi Komunitas yang Berguna bagi Masyarakat Indonesia khususnya di Yogyakarta.

Ayo dab dinggo kaos SPG'ne... B-)

Sekretariat
Situs : jogja.ubuntu-id.org (dalam pembangunan)

Halaman di Facebook
Grup Ubuntu Jogja
Ubuntu Jogja Fans

Dewan Pengurus
Agenda Komunitas Ubuntu Jogja
Reportase Kegiatan Ubuntu Jogja










on 12 May 2012 11:15 PM

10 May 2012

Detailed explanation in Bahasa here.

Create base system:

$ sudo mkfs.reiserfs /dev/mapper/Linux_LVM-UbuntuLucid -l "Ubuntu 12.04"
$ sudo mount /dev/mapper/Linux_LVM-UbuntuLucid /mnt/
$ sudo debootstrap precise /mnt/ http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/

Mount some system filesystems and go to the created:

$ sudo mount /dev/ /mnt/dev -o bind
$ sudo mount none /mnt/dev/pts -t devpts
$ sudo mount none /mnt/proc -t proc
$ sudo mount none /mnt/sys -t sysfs
$ sudo chroot /mnt /bin/bash

Adding good repositories. Note that because 12.04 is already stable, I just use KAMBING only:

# cat >> /etc/apt/sources.list << PUTUS
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise main restricted universe multiverse

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-security main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-security main restricted universe multiverse

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-updates main restricted universe multiverse

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-proposed main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-proposed main restricted universe multiverse

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-backports main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu precise-backports main restricted universe multiverse
PUTUS

Update and upgrade:

# apt-get update && apt-get dist-upgrade

Some localization stuffs:

# apt-get install language-pack-id
# dpkg-reconfigure tzdata

And some filesystems related:

# apt-get install lvm2 reiserfsprogs ntfs-3g xfsprogs

Adding a user. Note that since 12.04, Ubuntu complies with upstream. Admin group shall not “admin”, but “sudo” like other distros. Meh, been using “sudo” since ages.

# adduser jp
# adduser jp sudo

End of generic things to do. Starting from here is the real Ubuntu Studio.

Ubuntu Studio for Recording

There are different kind of artists and I’m doing this for recording my “Singing in Bathroom for Audiophiles”. I don’t need to make any video clip yet. Contrary to popular beliefs, GNU/Linux have tons of tools that could equipped us in a path to become great musician.

Install the default desktop first:

# apt-get install ubuntustudio-desktop

Install the audio producing recipee:

# apt-get install ubuntustudio-audio ubuntustudio-audio-plugins ubuntustudio-control

Oh, in case you are using LMMS, the one-in-all music studio, it isn’t included in those meta. Install it manually:

# apt-get install lmms

Yawn, this is easy.

Finalizing

Next step is finalizing the installation by install the Linux kernel. I know that many people said that it is best to install linux-rt package for a realtime kernel. My laptop is using Core2 Duo and 2 GB of memory. That’s enough to make the system not choking. Unless I have a serious need for live performance, I don’t think realtime is necessary. Just install the low latency instead:

# apt-get install linux-lowlatency-pae

One Last Word

There are tons of Youtube videos for creating music with GNU/Linux. For instance, I am using Ardour + Fluidsynth + LADSPA + Rakarrack for experimenting. The JACK sound server made it easy to connect them one another in realtime.

There are also many people using LMMS. I think LMMS is compelling because it has plugins like VST, Fluidsynth and so on built-in. That’s why you would have about 200MB+ packages installed. Idk, I haven’t use LMMS actively and in the process of learning.

What I like from Ubuntu Studio 12.04 is all devices on my laptop are detected. It also have integrated LADISH, a session manager for recording with JACK. In Ladish, a set of application stacks that runs called a Studio. That’s why default installation would complain about no Studio found. That’s because we haven’t create any LADISH configuration yet.

Meh, I’m using qjackctl for controlling JACK and not LADISH. I’m not a pro, so I just need something that simple. But, LADISH might be what you need if you have tons of LADSPA and post-processing application.

Now, in order to have clarity (dynamics vs. loudness), you can’t expect it from internal mic in your laptop. You won’t catch the fart sound nor the sound of water splashing! A decent digital recorder like Zoom H4N, for example, would come in handy. Software will never have the ability to process something that originally less detailed.

Oh, btw, the best of Audacity is it has the ability to eliminate white noise and normalizing a sound. White noise is a pattern of noise that can be use to extract your recorded sound so you may have clearer sound. When recording from el-cheapo device in non-accoustic environment, we might want to lower down the volume to prevent clipping and any nasty noise. After that, we can normalize the sound volume.

Go and spread the fart. :)

on 10 May 2012 06:34 AM

09 May 2012

Baru saja selesai melakukan kompilasi PHP 5.4.x di atas sistem operasi CentOS 5.x, kemudaian menjalankan atau menjalankan ulang server httpd malah dapat galat berikut: Starting httpd: httpd: Syntax error on line 206 of /etc/httpd/conf/httpd.conf: Cannot load /usr/lib/httpd/modules/libphp5.so into server: /usr/lib/httpd/modules/libphp5.so: cannot restore segment prot after reloc: Permission denied Ternyata itu gara-gara SE Linux aktif, untuk [...]
on 09 May 2012 06:20 AM

Setelah memasang Ubuntu 12.04 yang menggunakan Tampilan Desktop Unity, tentunya tidak semua merasa nyaman menggunakannya. :D

unity desktop

Mari mengubah tampilan Desktop bagi Ubuntu anda, caranya mengganti Unity dengan beberapa desktop berikut:

  • Openbox

Desktop yang sangat ringan, cocok untuk pengguna yang tidak neko-neko. ;)
sudo apt-get update; sudo apt-get install openbox; sudo reboot

OpenBox Desktop

  • Fluxbox

Ini juga termasuk desktop yang ringan. ;)
sudo apt-get update; sudo apt-get install fluxbox; sudo reboot

FluxBox Desktop

  • LXDE

Cukup ringan untuk netbook. ;)
sudo apt-get update; sudo apt-get install lxde; sudo reboot

LXDE Desktop

  • XFCE

Juga digunakan pada cabang distro Ubuntu, yaitu Xubuntu.
sudo apt-get update; sudo apt-get install xfce4; sudo reboot

XFCE Desktop

  • KDE

Jika ingin menghemat jatah Quota, lebih baik langsung gunakan Kubuntu.
sudo apt-get update; sudo apt-get install kde-plasma-desktop; sudo reboot

KDE4 Desktop

  • Gnome Shell atau Gnome Classic

Gnome Shell Ini yang lagi ngetrend, dan Gnome Classic ini juga masih banyak yang mencintainya… #eh
sudo apt-get update; sudo apt-get install gnome-shell; sudo reboot


Say GoodBye to Unity Desktop. :)

on 09 May 2012 12:50 AM

08 May 2012

bagi teman-teman yang ingin menampilkan nomor urut tapi tampilanya seperti ini.

di bawah ini ada kode php yang bisa menjawab masalah tersebut


<?php
$i = 1;
$kolom = 5;
$jumlah = 30;
$tampung = '';
$arah = 'ka';

echo "<table border=1>";
while($i<=$jumlah) {
if($arah=='ka') {
if($i % $kolom == 0) {
$tampung = $tampung."<td>$i</td></tr>";
echo $tampung;
$arah = 'ki';
$tampung = '';
} elseif ($i % $kolom == 1) {
$tampung = "<tr><td>$i</td>".$tampung;
} else {
$tampung = $tampung."<td>$i</td>";
}
} else {
if($i % $kolom == 0) {
$tampung = "<tr><td>$i</td>".$tampung;
echo $tampung;
$tampung = '';
$arah = 'ka';
} elseif ($i % $kolom == 1) {
$tampung = $tampung."<td>$i</td></tr>";
} else {
$tampung = "<td>$i</td>".$tampung;
}
}
$i++;
}
echo "</table>";
?>


Semoga bermanfaat ^^
on 08 May 2012 07:44 AM

Belajar HDR

Ramadoni

jam_gadang2 gadang bung_hatta
Filed under: Jepret
on 08 May 2012 01:14 AM

07 May 2012

Jika pada sistem windows kita mengenal Notepad++ sebagai editor yang powerfull, maka sebagai alternatif di linux kita bisa menggunakan Geany. Bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan geany untuk mengerjakan kode sumber aplikasi Anda, sepertinya fitur Auto Save ini akan sangat membantu pekerjaan anda apabila terjadi gangguan yang tidak diduga.

cara mengaktifkan fitur Auto save
1. Buka menu Tools -> Plugin Manager

2. Aktifkan plugin Save Action kemudian tekan tombol Prefrence

3. pada tab Autosave centang opsi Enable

on 07 May 2012 11:32 PM

Saya memutuskan untuk keluarga menggunakan BBM non-subsidi. Walaupun kendaraan yang dimiliki termasuk yang masih diperbolehkan menggunakan Premium. Setelah ditinjau-tinjau, penggunaan BBM non-Premium sepertinya menarik; mesin lebih bersih, pembakaran lebih bersih dan irit, dan idealisme sebagai warga negara yang baik.

Dari pilihan yang ada, saya melihat malah harga Shell lebih murah dibandingkan Pertamina (Pertamax dan Pertamax Plus). Yang anehnya lagi, Pertamax dan Pertamax Plus hanya beda seratus rupiah. Ya, sudah, produk luar negeri saja yang dipilih. Apalagi, perbedaan antara Shell Super dengan Pertamax itu cukup jauh (Rp 9800,00 dan Rp 10.600,00).

Dan lagi-lagi kegalauan menimpa. Biaya bensin meningkat dua kali lipat. Hal ini membuat harga Premium terlalu berpengaruh untuk dilewatkan. Jujur, hanya poin idealisme yang membuat harga non-Premium terasa begitu menarik. Mungkin seandainya pemerintah menaikkan harga Premium, harga non-Premium masih masuk akal. Tentu saja, sebenarnya yang tidak masuk akal adalah harga Premium yang jauh dari harga pasar.

Tetapi, kembali saya berpikir untuk tidak menjadi orang yang egois. Kenaikan Premium berimplikasi kepada kehidupan keluarga yang lain. Dan ini sebenarnya sebuah PR yang tidak gampang.

Kebetulan, saya mengenal beberapa orang yang berpenghasilan di bawah sejuta. Dan mereka sebagian besar sudah berkeluarga. Untuk orang-orang seperti ini, sudah pasti harus banyak berputar otak agar dapat tinggal di Jakarta dengan layak. Salah satunya adalah mengurangi dana transportasi.

Jujur, semenjak MTV bilang think global act local dan saya belajar mengenai homeostasis, saya pun lebih memilih menggunakan kendaraan umum. Saya jadi tahu kira-kira biaya yang harus dikeluarkan. Dari rumah saya, saya harus bayar Rp 3.500,00 (atau Rp 4.000,00) sampai Kampung Melayu. Lalu, Rp 2.000,00 sampai ke Tebet. Terakhir, naik kereta Komuter Rp 6.000,00 sampai ke Depok (UI) atau kalau beruntung Rp 1.500,00 untuk kereta Ekonomi. Total untuk sekali jalan saya harus mengeluarkan uang kira-kira sebesar Rp 11.000,00. Dan itu belum dikali dua untuk biaya pulang.

Bandingkan dengan menggunakan motor. Motor yang irit (terutama motor bebek) menyebabkan dengan tangki dua liter sudah cukup untuk seminggu. Bayangkan, sepuluh ribu rupiah cukup untuk seminggu. Inilah sebabnya bagi mereka biaya kredit motor terasa jauh lebih irit.

Dan saya pun bersyukur kepada para penyedia kredit motor. Mereka menyediakan solusi optimal buat orang-orang. Dengan uang muka lima ratus ribu rupiah, bahkan ada yang tanpa uang muka, orang bisa membawa pulang sepeda motor. Itu sebabnya, orang lebih suka membeli sepeda motor dibandingkan naik kendaraan umum.

Akhir-akhir ini saya mendengar akan ada pembatasan motor. Itu sebabnya saya menulis ini. Saya cemas, bagaimana dengan orang-orang yang demikian? Tega sekali orang bilang bahwa motor terlalu banyak tanpa tahu penyebabnya mengapa. Padahal, motor itu adalah salah satu faktor penghematan bagi banyak orang.

Ah, saya pun jadi tidak tega memarahi orang-orang bermotor. Saya hanya bisa bilang kepada mereka, tolong lebih berhati-hatilah dalam bermotor. Jangan jadi preman di jalanan!

Saya sempat marah juga kepada supir-supir Angkot. Mereka sudah tiga kali menaikkan harga. Dari Rp 2.700,00, naik ke Rp 3.000,00, lalu terakhir ke Rp 3.500,00. Kenaikan ini dikarenakan kenaikan harga minyak dunia dulu. Lalu, sesuai dengan iklan salah satu partai, harga BBM diturunkan tiga kali. Sayangnya, ongkos tetap bercokol di harga Rp 3.500,00. Dan, DPRD tetap bungkam.

Saya suka bercakap-cakap dengan supir Angkot (menurut PMP ini sebenarnya tidak boleh tapi tampaknya mereka jago menyetir). Mereka juga mengeluhkan tentang biaya operasional, terutama setoran. Dulu, setoran hanya sembilan puluh ribu sampai seratus dua puluh ribu rupiah. Sekarang, rata-rata sudah berkisar tiga ratus ribuan. Dengan kemacetan dan jumlah Angkot yang banyak, mereka terkadang mengeluhkan jumlah rit (satu rit itu kalau tidak salah satu kali jalan) mereka harus ditambah. Atau, mereka harus mengetem (mangkal di suatu tempat).

Dan kembali nurani saya berkata, “Ya, Tuhan, saya sudah khilaf menyalahkan mereka.”

Kalau saya boleh berpikir, seandainya pemerintah boleh menyubsidi kendaraan umum, itu adalah sarana yang lebih baik. Lebih baik pengelolaan kendaraan umum kembali dipegang pemerintah daripada pihak swasta. Lalu, per bulan dikeluarkan laporan keuangan untuk publik. Apalagi, kita sudah punya mekanisme UU Keterbukaan Informasi Publik.

Hmm… mimpi kali, yah?

Untungnya nanti ada pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Saya mau tahu, apakah ada pasangan yang berani memperjuangkan transportasi publik yang lebih baik?

on 07 May 2012 07:04 AM

04 May 2012

600

Hari Kamis 3 Mei 2012 kemarin, portal komunitas CloudIndonesiA telah mencapai 500+ page views (691 tepatnya). Sebuah pencapaian yang menurut saya cukup bagus, karena portal ini sendiri baru dibuat pada hari Rabu 25 April 2012. Sekedar informasi, komunitas CloudIndonesiA sendiri baru berdiri pada Senin 23 April 2012.

Sampai saat ini sudah ada 14 tulisan yang bisa dibaca, baik mengenai berita, opini, acara dan tips&tutorial. Kalau dilihat dari jumlah tulisan, belum banyak memang, untuk itu, kami mengundang anda untuk berpartisipasi menulis. Dengan semakin banyak-nya tulisan yang ada, akan semakin banyak kontribusi kita untuk membantu sesama anak bangsa belajar mengenai Cloud Computing.

Jika anda tertarik untuk menulis, anda bisa menulis apapun mengenai Cloud Computing sejauh bukan jualan produk/layanan secara langsung. Kami lebih menyarankan tulisan yang ada berupa knowledge sharing baik berupa: berita, opini, acara tips&tutorial, dsb. Untuk bisa menulis, anda bisa mengirimkan email ke info [at] cloudindonesia.org dan kami akan buatkan akun untuk anda.

Sekali lagi, mari kita bersama-sama memperbanyak jumlah tulisan mengenai Cloud Computing, karena ternyata belum banyak rekan-rekan kita yang paham mengenai hal ini. Semakin banyak tulisan yang ada, akan semakin banyak kontribusi positif kita untuk Indonesia. Ayo, kita bersama membangun Indonesia, bersama kita bisa!.

on 04 May 2012 03:50 AM

03 May 2012

Setelah kita paham Cloud Computing dalam 5 Menit, sekarang kita lanjutkan pemahaman kita, tentang apa saja jenis layanan cloud computing. Sebelum-nya saya sudah pernah menuliskan mengenai hal ini dalam bahasa tulisan DISINI. Nah, kalau anda masih belum paham juga, dan termasuk orang yang lebih mudah paham dengan media audio visual, video berdurasi 7 menit ini akan membantu anda untuk memahami apa saja jenis layanan Cloud Computing.

Jika anda masih belum paham juga, mari bergabung dengan mailing list kami, anda bisa berdiskusi apapun disana menyangkut cloud computing. Untuk bergabung, silahkan masukan email anda dalam isian dibawah ini :

Google Groups
Bergabung dengan komunitas CloudIndonesiA
Email:
on 03 May 2012 11:47 AM

02 May 2012

seamonkey

Arif Syamsudin

Pantas saja ... saya kelimpungan mencari paket peramban internet Seamonkey di Precise. Ternyata, sudah dihapus dari repositori ubuntu [0]. Kskss. Etapi tenang! Masih ada repositori PPA-nya [1] buat yang masih ingin memasang peramban internet ini di Ubuntu 12.04. Selamat menikmati :).

Referensi:
on 02 May 2012 04:18 PM

Setelah hampir setahun pakai rak top peak ( 10 bulan tepatnya) saya belum juga nemuin tas yang masuk budget dan penggunaannya mudah di rak tourist dx yang saya beli.. mau pakai merek top peak harganya bikin galau… raknya terjangkau tetapi kenapa tasnya harganya selangit ya????

Kemarin pas lagi main ke Ace Hardware saya menemukan tas panier samping merek Bianchi, harganya bikin saya kaget… sedikit dibawah Rp 200rb! tanpa pikir panjang saya beli karena saat itu toko sudah hampir tutup! dan ternyata saya menyesal gak beli langsung 2!

tas panier bianchii di heist 1.0

Tasnya secara estetika cukup baik, dan bahan serta qualitasnya sangat bagus, sepertinya ini beneran merek Bianchi, karena setau saya Ace Hardware adalah distributor resmi Bianchi, besarnya pas, isinya luas, ada 2 compartment. Yang pertama kantong kecil dengan resliting didepan, ukurannya cukup besar dan saya gunakan untuk menyimpan ban dalam dan tools darurat. dan yang kedua adalah yang utama dan muat cukup banyak baju serta laptop 12 inch saya.

Dan yang paling membuat saya senang adalah ternyata sangat compatible dengan rak touring DX saya, dan benar-benar tinggal plug and play! horaaay!!! Selain itu juga ternyata udah dapat rain cover dengan warna kuning terang! waduh bener-bener value banget tas ini.. terus terang semua fitur tas ini baru saya ketahui setelah membelinya dan mencobanya dirumah, termasuk ada rain covernya! sayangnya di Ace Hardware Bona stoknya sudah habis ketika saya ingin membeli 1 lagi… kalau ada yang punya dan niat jual saya mau menampungnya.

Bagi yang sudah punya touring DX dan bernasib seperti saya (males beli tasnya karena harganya yang kurang masuk nilai ekonomis Bike 2 Work) ini bisa jadi alternatif yang bagus :) Untuk masalah durabilitasnya bila ada yang perlu saya laporkan nanti saya update lagi, kalau gak ada update berarti gak ada masalah :p


on 02 May 2012 02:45 PM
on 02 May 2012 02:27 PM

Dalam tulisan sebelum-nya, kita sudah bahas apa itu Cloud Computing. Jika anda masih belum paham/kurang paham dengan bahasa tulisan yang ada. Berikut ini ada sebuah video dengan durasi 5 menit 23 detik, yang akan membantu anda untuk paham mengenai Cloud Computing.

Cloud Computing Explained in 5 minutes

Jika anda masih belum paham juga, silahkan bergabung dengan mailing list kami, dan anda bisa berdiskusi apapun disana menyangkut cloud computing. Untuk bergabung, tinggal masukan email anda dalam isian dibawah ini :

Google Groups
Bergabung dengan komunitas CloudIndonesiA
Email:
on 02 May 2012 11:19 AM

Arif Syamsudin

World of Goo (WoG) merupakan salah satu permainan favorit saya. WoG itu semacam permainan strategi, bahasa aslinya, physics-based puzzle game yang mengharuskan kita menyusun kumpulan-kumpulan Goo (mahluk berbentuk bundar berwarna-warni dengan suara yang lucu) untuk menyelesaikan tugas di setiap tingkat permainan. Lebih lanjut tentang WoG, bisa dibaca di wikipedia [0].

Sudah beberapa hari ini, Preciese Pangolin a.k.a. Ubuntu 12.04 jadi sistem operasi andalan. Setelah sebelumnya saya pasang ulang dari Ubuntu 11.10. Dan saya kembali mengumpulkan permainan-permainan apa yang cukup asik untuk dimainkan kala senggang. Terlintas untuk memasang WoG, tapi dicari-cari ... akhirnya ketemu :D.

Langsung pasang. Tidak ada masalah kala proses pemasangan. Tapi apa yang terjadi? Bingung, sudah dua kali ikon WoG dipilih, tapi kenapa tidak muncul. Akhirnya, cari tau lewat terminal. Dan memang, ada pesan galat waktu memulai permainan ini. Pesan galatnya seperti gambar di bawah ini:
Gambar 1. Pesan galat, seperti bagian yang ditandai
Penasaran, langsung cari jawabannya lewat Google. Dan ketemu jawabannya [1]. Ternyata, hanya mengganti beberapa berkas asli pada direktori hasil instalasi WoG dengan berkas yang diambil dari tautannya 2dboy [2]. Sesuaikan direktorinya dengan arsitektur sistem operasi yang Anda gunakan. Saya menggunakan Ubuntu 12.04 64bit. Itu saja. Sepertinya galat yang terjadi diakibatkan oleh berkas audio pada Ubuntu 12.04 yang, katanya ~ dari jawaban sebelumnya, masih bersifat eksperimental. Kskss.

Setelah mengganti berkas-berkas yang disarankan, dengan berkas hasil unduhan, akhirnya, WoG berhasil diputar di mesin yang saya gunakan. Ahihi ... nostalgia lagi melanjutkan tingkat demi tingkat tantangan di dunia-nya para Goo :D. Selamat bermain!

Referensi:


on 02 May 2012 10:16 AM

[Ini adalah guest post dari Sherief Mursjidi (CTO dari Merah Cipta Media)]

Saya menulis ini karena salah seorang dari inisiator startuplokal baru-baru ini post di twitter hal yang menurut saya tidak mendukung startup dan kreatifitas, jadi ingat dulu juga beberapa orang dari inisiator startuplokal, termasuk orang yang sama, post di twitter juga untuk hal yang sama, walaupun yang di post agak berbeda.

Menurut saya di dalam startup tidak ada teknologi yang terlalu canggih atau berlebihan maupun ketinggalan jaman, selama tim sepakat, menguasai dengan baik dan nyaman menggunakannya, bisa langsung bikin proof of concept, dan bahkan bisa meluncurkan produk lebih cepat. Ya, daripada harus menggunakan teknologi lain yang mungkin harus dipelajari dulu karena menurut beberapa ‘mentor’ itu teknologi yang sekarang dipakai terlalu canggih atau ketinggalan jaman. Karena harus diingat, ide kita bisa aja dibuat oleh orang lain juga kalau kita tidak cepat.

Berdasarkan pengalaman saya kerja bareng beberapa startup, semua produk bakal berevolusi sesuai kebutuhan, pada evolusi itulah kita jadi tahu kelemahan dari teknologi yang digunakan saat itu, karena itu kita melakukan optimasi, atau bahkan beberapa bagian kita ganti teknologinya ke yang lebih cocok, that’s where the fun part, learn something new or amazed by what we have missed.

Bahkan Twitter, karena yang di post adalah soal Twitter, memang masih menggunakan MySQL sebagai database mereka, walaupun tidak semua bagian, bukan berarti mereka tidak mencoba teknologi lain, bahkan sampai mereka akhirnya membuat FlockDB dan Gizzard untuk membantu kinerja MySQL itu juga hasil evolusi. Dan jangan lupa, Twitter juga menggunakan Cassandra, Hadoop dan Vertica untuk bagian lain itu juga karena  setelah menemukan kelemahan dari teknologi yang digunakan saat ini. Saya yakin Facebook pun melakukan hal yang sama, bahkan Facebook membuat beberapa compiler untuk membantu kinerja kode program dan database.

Untuk para ‘mentor’ itu, karena saya menghormati mereka dan banyak orang melihat mereka, mungkin ada baiknya untuk melihat lagi esensi dari startup yang mereka sendiri angkat, yang menurut saya, do with what you have now, technology, time and money and have fun.

Thanks buat Okto, sudah dibolehin numpang nulis di blog-nya :)

[Tambahan dari saya ]

Kalau menurut saya pribadi, intinya penggunaan teknologi itu balik lagi ke tim foundernya. Kalau memang sanggup, ya monggo, silahkeun. Sanggup disini dalam artian timnya memang benar – benar mengerti apa yang dilakukan (sampe ke dalam – dalamannya, bukan cuma pengguna tool). Lebih baik lagi kalau tim foundernya itu adalah kontributor dari tool opensource yang dia pakai.

Disclaimer : Saya pernah memiliki hubungan kerja dengan MCM

on 02 May 2012 06:18 AM

Lennart Poettering menulis tentang Fedora semenjak versi 17 telah membuang ConsoleKit dan tergantung seluruhnya kepada systemd. Menurut Beliau, salah satu fitur yang ada akibat ini adalah multiseat didukung langsung oleh Fedora.

Multiseat adalah sebuah teknologi supaya satu komputer bisa dipakai untuk lebih dari satu orang. Kalau versi komersialnya yang saya tahu namanya n-Computing. Yang menarik dari tulisan ini adalah ternyata sekarang sudah tidak sesusah dahulu. Omong-omong dulu, saya pernah coba. [Wogh, Iang gw lupa bikin laporannya, ha... ha... ha.... Btw, nyesel naro gambar di Geocities, skrinsutnya pada ilang :( ]

Problem dulu itu adalah karena XServer harus mendefinisikan secara eksplisit perangkat keras yang digunakan. Akibatnya, satu bangku (seat) harus menggunakan 1 instan X. Mahal sekali harganya.

Nah, dari penjelasan di Phoronix, satu PC (Core i5 memori 3 GB) bisa menghidupi 8 bangku. Ini mungkin bisa jadi solusi murah untuk menjangkau banyak orang. Sayang, saya tidak punya kartu kredit, jadi saya tidak dapat memesan barang ini untuk dicoba. Tetapi, sepertinya ini bisa dipasang untuk produk yang sudah ada. Menarik sekali.

Catatan untuk nanti.

on 02 May 2012 01:14 AM

01 May 2012

Berhubung Jahitan 5 sudah keluar, saya memutuskan untuk memperbaharui sistem ke Rote. Saya belum mencoba 12.04 karena saya pikir semua orang punya waktu untuk itu. Lagipula, saya lebih suka BlankOn.

Omong-omong, saya tidak menyarankan metode saya karena ini memerlukan pengetahuan apt-get dan cari-mencari paket.

Catatan:

  1. Perubahan merek Blankon menjadi BlankOn, dari blangkon hijau menjadi lambang 01 agar lebih universal.
  2. Penggunaan Manokwari.
  3. Kernel dan semua versi lebih baru. [Captain Obvious]

Catatan Kekurangan:

  1. Tidak tersedia skrip debootstrap sehingga agak sulit diuji di sistem baru (virtual atau partisi lain).
  2. Tidak jelas ini berdasarkan Ubuntu versi berapa akibatnya PPA saya masih Lucid. Bahkan, ada yang saya matikan agar tidak bentrok. Informasi tidak tersedia di situs Blankon. Saya tidak tahu harus memanfaatkan PPA yang mana.

Catatan Tambahan:

  1. Tambahkan arsip.blankonlinux.or.id karena suka ada berkas yang belum tersinkron.

Setelah memperbaharui:

  1. GNOME kosong dengan panel BlankOn.
  2. GDM pindah ke versi 3.
  3. Paket “blankon-desktop” tidak dapat terpasang.
  4. Paket “blankon-desktop-desktop” membutuhkan paket dari Pattimura.
  5. GNOME sepertinya kehilangan tematik BlankOn.
Mengapa ini terjadi?
  1. Sistem ini sudah dari Blankon versi 4/5, sudah banyak konfigurasi.
  2. Paket virtual untuk memasang BlankOn belum lengkap.
  3. SIstem tercampur PPA, do-release-upgrade tidak berjalan.
  4. Modal nekat…. :-)
Ya, sudah. Berhubung sistem hancur, saya pindah ke Kubuntu 12.04 sambil menunggu Rote rilis. Toh, hanya sejauh pindah repo dan pasang-memasang. Berhubung KAMBING hanya tinggal ngesot ke sebelah. Ha… ha… ha….
Omong-omong, BlankOn Pattimura memang solid. Rasanya kalau tidak gatal, sebaiknya tetap di versi itu. Kudos buat pengembang BlankOn.
on 01 May 2012 09:31 AM

cloudindonesia

Cloud Computing atau komputasi awan, mungkin anda sudah sering mendengar kata tersebut. Ya, sebuah terminologi yang sedang jadi tren saat ini, dan diramalkan akan menjadi tren teknologi untuk beberapa tahun ke depan. Nah, bagi rekan-rekan yang tertarik untuk tahu mengenai Cloud Computing, pengen mengikuti perkembangan-nya, atau bahkan ingin belajar dan berkembang bersama, anda bisa bergabung dengan komunitas CloudIndonesiA.

CloudIndonesiA merupakan komunitas Cloud Computing Independent yang ada di Indonesia. Komunitas ini berdiri pada 23 April 2012 yang dimulai dari mailing list Cloud-Indonesia. Misi dari komunitas ini adalah untuk memasyarakatkan Cloud Computing dan juga untuk berkontribusi positif dalam usaha mencerdaskan anak bangsa.

CloudIndonesiA mengajak masyarakat Indonesia untuk berbagi pengetahuan mengenai Cloud Computing. Anda bisa bergabung untuk menjadi kontributor tulisan di portal, wiki, ataupun berdiskusi aktif lewat mailing list. Komunitas ini juga mempunyai media social yang dipakai untuk update informasi, dan juga sebagai media silaturahmi antar para anggota komunitas. Anda bisa bergabung dengan media sosial mereka dibawah ini:

Selamat datang komunitas CloudIndonesiA, semoga benar-benar bisa berkontribusi positif dan bisa memberikan manfaat buat anak bangsa!.

on 01 May 2012 06:28 AM

Setelah instalasi sistem Debian selesai, yang pertama saya pikirkan adalah space. Kadang apt/aptitude menyertakan paket yang direkomendasikan untuk dipasamng. Nah bagaimana caranya agar sistem tidak memasang paket yang direkomendasikan?

udienz@debian:~$ cat /etc/apt/apt.conf.d/20recommends
APT::Install-Recommends "0";
udienz@debian:~$

Silakan dicoba

on 01 May 2012 03:00 AM



Seminar Nasional :
Seminar bersifat terbuka untuk umum

Waktu :
Minggu, 3 Juni 2012 jam 08.00 s.d 15.30 WIB

Tempat :
Ruang Auditorium lantai 3 Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta
Tempat Pendaftaran

Pendaftaran Luring :
P3MB Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta Jln. Kalisahak No. 28 Yogyakarta Jam 09.00 s.d 15.00 WIB (Belum Dibuka)
Pendaftaran Daring :
Belum Dibuka
Rencana Acara Seminar (terbatas 200 peserta)

Keynote Speaker :
Kementerian Komunikasi dan Informatika (dalam konfirmasi)
Kementerian Riset dan Teknologi (dalam konfirmasi)
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (dalam konfirmasi)
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi PemProv DIY (dalam konfirmasi)
Pemanfaatan Free Open Source Software untuk UMKM
Pengenalan Ubuntu LTS 12.04 Precise Pangolin
Teknologi internet untuk UMKM

Narasumber :
Kementerian Komunikasi dan Informatika (dalam konfirmasi)
Kementerian Riset dan Teknologi (dalam konfirmasi)

Seminar Nasional :
Seminar bersifat terbuka untuk umum

Waktu
Minggu, 3 Juni 2012 jam 08.00 s.d 15.30 WIB

Tempat
Ruang Auditorium lantai 3 Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta

Tempat Pendaftaran
Pendaftaran Luring :
P3MB Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta Jln. Kalisahak No. 28 Yogyakarta Jam 09.00 s.d 15.00 WIB

Pendaftaran Daring :
Daftar Disini --> http://ksl.akprind.ac.id/prp-jogja/


Seminar (terbatas 200 peserta) :
Pemanfaatan Free Open Source Software untuk UMKM
Pengenalan Ubuntu LTS 12.04 Precise Pangolin
Teknologi internet untuk UMKM

Narasumber :
Wakil Ketua Komunitas Ubuntu-ID, Hadi Sutedjo st Sabri
Pengembang AhadPOS, Harry Sufehmi, M.Sc.
Pengembang Keuangan Guyub, Muhammad Subair, S.Kom.
Komunitas Ubuntu-ID Sub Loco Jogja
Moderator

Umum
Pelaku Bisnis UMKM

Investasi
Umum Rp. 25.000,-

Fasilitas :
Sertifikat
Makan Siang
Doorprize
CD Ubuntu
Rehat Kopi

--------------------
Musyawarah Nasional
--------------------
Musyawarah Nasional ini bersifat internal

Waktu
Sabtu, 2 Juni 2012 jam 09.00 s.d 18.00 WIB

Tempat
Basecamp KPLI Jogja

Delegasi
Ubuntu-ID :
Andi Darmawan (Belutz)
St. Sabri
Harry Sufehmi
Wisu Suntoyo (Bigwisu)
Mahyuddin Susanto (udienz)
Andy Apdhani (imtheface)
Fajran Iman Rusadi
Ubuntu Palembang :
Muhammad Subair
Ubuntu Cirebon :
Ali Kusnadi
Ubuntu Makassar :
Muhammad Takdir
Arman Satari
Ubuntu Metro
Ubuntu-id Jogja
ubuntu-id Semarang
ubuntu-id Bandung
ubuntu-id Bogor
ubuntu-id Bali
ubuntu-id Aceh
ubuntu-id Jember
ubuntu-id Lombok
ubuntu-id Malang
ubuntu-id Tuban
ubuntu-id Gresik
ubuntu-id Sukabumi
Ubuntu-id Fakfak
ubuntu-id Surabaya
ubuntu-id Depok
Ubuntu Solo
Ubuntu Klaten
Ubuntu Pekalongan
Forum Ubuntu Indonesia
Akun Twitter @ubuntu_id
Akun Twitter @UbuntuID

Panitia :
Komunitas Ubuntu Jogja
Komunitas Pengguna Linux Indonesia, Jogjakarta
Kelompok Studi Linux Akprind

Sponsor :
PT Prima Tangguh Indonesia
Mozilla
Iklanologi
Javan IT Service
Ngomik.com
Super Hotspot
Wakhost
T'Lab
Harian Teknologi Informasi
UbuntuBuzz.com
Kedai Digital

Unduh Poster : https://www.dropbox.com/s/zhvhuk58i8t3k37/poster-ubuntuidsummit%2Bprp.png


on 01 May 2012 12:05 AM

29 Apr 2012

Setelah mencoba versi Beta 1-nya, setelah keluar versi rilisnya. Saya mewajibkan diri saya sendiri dan menyarankan kamu untuk install Ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin) di laptop kamu. Ciesegitunya kah?

Seperti yang telah saya tulis di sini, Precise Pangolin menyajikan fitur2:

  • Kernel baru
  • HUD (Head-Up Display)

Alt+PrintScreen bekerja dengan baik. Tidak spt dlm Beta-1

  • Unity yg bisa dikonfigurasi
  • Kembali ke Rhythmbox
  • Power setting yang lebih baik dari versi sebelumnya

False Notification yg muncul di 11.10 saat mencabut kabel power/charger di laptop tidak lagi muncul.

Di samping itu ada hal lainnya:

  • LibreOffice baru, 3.5.2
  • GNOME 3.4.1
  • Remmina sbg aplikasi remote desktop

  • Baterai lebih hemat

  • Disable Touchpad dari Fn+F9 bejalan dengan baik. Oneiric Ocelot dan Precise Pangolin Beta-1 tidak bekerja.
  • Fitur “Mematikan Touchpad saat pengetik” bekerja dengan baik. Hal ini sangat membantu saya saat bekerja dengan Laptop ASUS-K43B. Selama ini saya harus mematikan

Mau? Saat saya install, server favorit saya, foss-id.web.id belum menyediakan berkas iso-nya. Maka saya beralih ke server pesat.net.id [1].

Selamat menikmati…

[1] http://ubuntu.pesat.net.id/releases/precise/


Filed under: Linux, Ubuntu Tagged: Linux, LTS, Precise Pangolin, Ubuntu
on 29 Apr 2012 10:17 AM

28 Apr 2012

Bacaan untuk weekend

Ari Effendi

Mungkin terlambat nge-post atau sudah basi ceritanya, sepertinya majalah digital ini cocok buat dibaca hari ini. Semoga bikin fresh pikiran dan terinspirasi oleh isinya ^^

on 28 Apr 2012 06:32 PM
OSClass adalah salah satu cms yang digunakan untuk membangun classified web. Sekilas mirip dengan Wordpress, hal ini dikarenakan kode dasar sumber berawal dari kode Wordpress. Banyak web lokal yang menggunakan OSClass untuk membangun website termasuk juga Sidoarjoku.com - Ayo tunjukkan potensi Sidoarjo

Penampakan OSClass 2.4 rc



on 28 Apr 2012 06:16 PM

Internet, 28 April 2012
 
BlankOn 8.0 "Rote" jahitan 5 telah tersedia. Rilis ini ditujukan untuk evaluasi pengembangan. Rilis jahitan berisi semua fitur BlankOn 8.0 dan dibuat agar setiap orang dapat membantu untuk menguji dan memberikan masukan kepada tim pengembang BlankOn.


Proses pengujian yang dipandu oleh tim Jaminan Kualitas BlankOn, akan membantu mengidentifikasi setiap fitur dan berbagai kutu/permasalahan. Ketika jahitan 5 selesai diperbaiki, Beta 1 akan tersedia. Sebuah rilis jahitan adalah purwarupa versi rilis selanjutnya dan memiliki kemiripan yang sangat kuat untuk rilis Beta 1 sampai versi akhir. Rilis final dari BlankOn 8.0 sendiri ditargetkan pada bulan Juli 2012.

Kami membutuhkan bantuan Anda, untuk membuat BlankOn 8.0 dirilis dengan baik. Maka harapan kami, Anda dapat menyediakan waktu untuk mengunduh, mencoba setiap jahitan, dan memastikan hial-hal yang penting bagi Anda agar dapat bekerja dengan baik dan lancar.

Jika Anda menemukan kutu/permasalahan, segera laporkan kepada kami. Hal ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan pengalaman bagi pengguna BlankOn di seluruh dunia. Bersama, kita dapat membuat distribusi BlankOn yang jauh lebih baik, lebih ramah pengguna, dan lebih berguna bagi masyarakat penggunanya.
 
Halaman Unduh:

Umpan Balik
Jika Anda menemukan kutu, segera laporkan melalui:

Hingga saat ini kutu yang telah kami ketahui berada di:

Target Beta 1 adalah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa bawaan dan memperbaiki kutu-kutu yang ada.

Atas Nama Tim Pengembang BlankOn


Rahman Yusri Aftian

*catatan rilis ini terbit pertama kali di situs Linux BlankOn
on 28 Apr 2012 03:03 PM

27 Apr 2012

Berikut ini adalah daftar lengkapnya:

:P

on 27 Apr 2012 08:44 AM

26 Apr 2012

sebenarnya tulisan ini adalah hasil dari latihan meng-install lusca di Ubuntu/Debian. Tutorialnya di ambil dari blog dangertux.wordpress.com yang kemudian saya buatkan bash scripnya supaya mudah kalau mau menginstall lagi di Ubuntu/Debian ^^

salin skrip bash tersebut di folder anda, anda harus login sebagai root untuk menjalankan skrip tersebut.

Bash skrip dapat di unduh di sisi
Sumber tutorialnya dapat di lihat di sini
on 26 Apr 2012 04:38 AM