04 Jul 2015

power, fantasy

Arif Syamsudin

yes, it is true power. but it is a reality.

waktu pertama kali keluar iklannya, nyatanya barang yang diiklanin ngga' langsung ada di toko. masih inget sama tulisan saya sebelumnya? di tulisan tersebut saya sempet nulis hape keren. ya nyatanya memang keren sich. merknya memang merk lokal. speknya memang ngga' terlalu muluk2. hapenya memang hape entry level. jadi harganya pun lumayan terjangkau.

mito. mito a68 power fantasy. yang sangat menarik perhatian saya adalah asupan energi yang disediakan oleh hape ini. kapasitas baterenya 4000 mah. klaimnya, kalo mau, bisa dipakek buat power bank. kalo rela :d. walaupun spesifikasi perangkatnya rendah, tapi nyatanya kinerja perangkat tidak mengecewakan. orang bilang, ada harga, ada rupa. ya, kenyataannya seperti itu. tapi sekali lagi, dengan harga yang ditawarkan, kinerjanya masih cukup bagus.

ram yang disediakan hanya 512mb. sedangkan internal storage disediakan sebesar 4gb. begitu diterima di tangan, sisa penyimpanan tinggal setengahnya, karena program pre-installed-nya juga lumayan banyak. tinggal di-uninstall aja sich, ada sedikit banyak ruang tambaha untuk pasang-pasang program yang diinginkan. layar sudah 5inci. enak digenggam di tangan. di dalam boks-nya, kita akan mendapatkan kabel data, unit adaptor charger, earphone, dan kabel usb-on-the-go. iya, hape ini sudah mendukung usb-on-the-go. jadi untuk urusan transfer berkas tinggal salin berkas ke dalam usb, dan colok menggunakan kabel tersebut. jreng...tinggal salin. colokan tersebut jugak bisa dipakek sebagai media untuk isi ulang hape lain.

huft. there you go. 4000 mah adalah kunci. pemakaian normal dengan koneksi wifi serta data yang terkoneksi 24 jam, hape tetap nyala hampir 2 hari. iya. dengan harga yang entry level saya bisa mendapatkan ketahanan pemakaian yang mungkin sama dengan hape2 kelas di atas hape ini. oia, di dalam boks, juga terdapat tambahan casing penutup batere. kualitasnya ngga' abal2, well crafted.

banyak yang mungkin meng-under estimate hape ini karena semata-mata ber-merk lokal. tapi yakinlah, kualitasnya ngga' kalah koq. sama bagusnya dan sama rapihnya seperti hape kelas non-entry level lainnya. oia, hape ini sudah dilengkapi dengan sistem operasi android kitkat 4.4.2. jadi, ngga' terlalu jadul2 amat. sekarang, di lazada (bukan ngiklan lho), hape ini sudah dijual dengan harga kurleb 800rb-an.

monggo, silahkan dieksplor sendir untuk merasakan power-nya hape ini ;).

on 04 Jul 2015 06:18 AM

03 Jul 2015

Pertama kali belajar Linux dimulai dengan kelebihan Linux yaitu saat menulis sebuah perintah dalam terminal. Menggunakan Linux kita bisa menulis beberapa perintah yang ditulis dalam 1 baris perintah saja. Awalnya saya tidak percaya kelebihan tersebut. Dicoba dengan 2 perintah jadi 1 baris perintah ternyata berhasil.

Tidak sekedar itu saja ternyata dalam 1 baris perintah bisa berbagai perintah yang merupakan kombinasi beberapa fungsi. Sebagai contoh, setiap proses yang berjalan memiliki sebuah ID. Biasanya langkah manualnya adalah menjalankan perintah ps ax kemudian mencari proses yang dicari. Setelah dicari proses tersebut ingin dihentikan dengan perintah kill. Gambaran langkahnya sebagai berikut:
1. ps ax atau ps axu atau ps ax|grep NamaProses
2. kill -9 ID-Proses

Jika ingin dikombinasikan dan dimasukan dalam shell script maka perintah tersebut menjadi ps ax| grep 'NamaProses' | grep -v 'grep' | awk '{print "kill -9 "$1}'. Baris perintah ini saya masukan ke dalam shell script dan terasa lebih efektif.
on 03 Jul 2015 04:42 AM

29 Jun 2015

2 tahun lalu saya bikin janji, sekarang waktunya saya penuhi.

Blog ini dimulai sejak November 2004, jadi usinya sudah 10 tahun lebih. Tetapi Google Analytics-nya baru dipasang sejak 2007. Jadi data yang saya punya hanya statistik kunjungan blog ini 8 tahun terakhir.

Apa saja yang yang bisa dilihat dari data 8 tahun terakhir? Begini.

Mobile

Seperti terlihat di chart di atas, awalnya pengunjung blog ini di dominasi pengunjung yang menggunakan desktop (desktop users -warna biru). Lalu sejak penghujung tahun 2012 perlahan-lahan pengunjung yang menggunakan perangkat ponsel naik (mobile users –warna hijau). Dan menyusul di bawahnya, pengunjung pengguna tablet (tablet users –kuning). Sekarang, mayoritas blog saya ini dikunjungi menggunakan ponsel.

Minggu lalu sewaktu iseng membuka Google Analytics, saya cukup kaget ketika mengetahui bahwa 60% lebih pengunjung blog saya ini adalah mobile users. Bulan sebelumnya sekitar 53%, bulan sebelumnya lagi juga 50-an persen. Setelah melihat overview secara keseluruhan jadilah chart di atas. Desktop user yang mengunjungi blog ini persentasenya turun drastis. Juni 2014 jadi titik balik perubahan profil pengunjung blog ini. Di Juni 2014, mayoritas pengunjung blog ini berubah, dari desktop users ke mobile users.

Agak mengejutkan buat saya, karena di Juni 2014 saya tidak melakukan perubahan apapun di blog ini. Bahkan, saya gak nulis satu artikel pun di Juni 2014.

Tadinya saya menduga karena jumlah pengguna smartphone di Indonesia sudah lebih besar daripada pengguna feature phone. Nyatanya tidak, dari data di swipe.to/9646k, di Juni 2014, pengguna smartphone di Indonesia masih 23% dari total pengguna ponsel se-Indonesia. 77% sisanya masih menggunakan feature phone. Kalau dilihat dari jenis browser & OS nya (sejak Juni 2014 hingga Juni 2015), pengguna Opera Mini jumlahnya cukup signifikan, sama besarnya dengan jumlah pengguna browser Chrome (Android). Jadi mungkin selain jumlah pengguna smartphone memang meningkat (walaupun belum mayoritas), pengguna smartphone ini juga lebih sering browsing -daripada sekadar menggunakan media sosial. Mungkin ya.

Tulisan Terpopuler

Inilah 10 tulisan saya paling populer di blog ini selama 8 tahun terakhir:

  1. http://labanapost.com/2008/02/website/imediabiztv-nonton-tv-dari-internet/
    Untuk beberapa tahun, sepertinya banyak sekali orang yang mencari cara menonton TV via internet. Dan ternyata blog saya ini muncul di top 5 hasil pencarian di Google untuk beberapa lama.  Tapi beberapa tahun terakhir sudah tidak lagi sih.
  2. http://labanapost.com/2005/08/general/wawancara-kerjamenjawab-dengan-cerdas-taktis-dan-optimis/
    Setahun terakhir ini jadi tulisan paling populer di blog ini. Padahal ini ditulis tahun 2005, hampir sepuluh tahun yang lalu, copy paste pulak. Saya dapat dari sebuah milis. Gak ingat lagi sumber aslinya. Dari data Google Analytics, banyak yang menemukan tulisan ini dengan kata kunci “contoh wawancara kerja” (dan variasinya) di Google. Walaupun saya coba googling dengan kata kunci itu (dan variasinya), blog saya gak muncul di 20 top resultnya. Hmm..
  3. http://labanapost.com/2007/10/general/mengetes-dominasi-otak-kanan-atau-otak-kiri/ Ini juga image nya dari milis. Saya gak tahu sumber aslinya dimana.
  4. http://labanapost.com/2008/01/general/20-gambar-yang-luar-biasa-dari-google-map/
  5. http://labanapost.com/2008/06/linux/hati-hati-buat-pengguna-indosat-im3/ Mudah-mudahan yang baca tulisan ini di tahun 2015 paham ya kalau tulisan ini dibuat tahun 2008.
  6. http://labanapost.com/2015/03/website/seperti-inilah-sulitnya-membuat-halaman-website/
    Nah ini agak-agak fenomenal buat saya. Setelah menulis ini, saya share link-nya di Twitter dan Facebook saya. Responnya sedikit. Di Twitter yang re-twit gak sampai 4 orang seingat saya. Di Facebook juga comment nya gak sampai 10 kayaknya. Tapi dalam 2 hari, ada 2 ribu orang lebih yang share tulisan saya ini di Facebook mereka. Di Twitter ada beberapa juga yang share ternyata (tapi tanpa mention saya @labanux). Hampir semua saya gak kenal siapa. Selama hampir sebulan tulisan ini sangat populer. Bahkan sampai bulan ini (sudah 3 bulan), tulisan ini masih mendatangkan banyak kunjungan. Mungkin memang banyak sekali yang merasakan apa yang saya tulis itu ya. Masih misteri bagi saya, darimana berawalnya “viral” ini.
  7. http://labanapost.com/2007/11/website/facebookcom-terancam-ditutup/
    Ditulis tahun 2007, tetapi populer di tahun 2010 kalau gak salah. Waktu jaman-jaman ada wacana dari Kominfo untuk menutup akses ke Facebook. Orang menemukan tulisan ini sebagian besar dari Google, dengan kata kunci “facebook tutup” dan variasinya.
  8. http://labanapost.com/2007/11/general/internet-berbayar-im3-vs-internet-gratisan-three/
  9. http://labanapost.com/2008/02/linux/download-video-youtube-tanpa-downloader-di-linux/
  10. http://labanapost.com/2007/11/general/lion-air-atau-wings-air-sih/

Oh iya, di bulan ini (Juni 2015), tulisan paling populer adalah http://labanapost.com/2014/03/general/silverqueen-gede-sih-tapi-rela-bagi-bagi-sama-ulat-bukan-hoax/ Entah kenapa, tiba-tiba banyak yang mencari “ulat silverqueen” di Google. Dan blog ini masuk salah satu top resultnya. Padahal tulisan itu dibuat setahun yang lalu.

Perubahan

Blog ini hampir 7 tahun tidak berubah themenya. Selama 7 tahun itu hanya perubahan-perubahan minor saja yang dilakukan. Tapi akhirnya di 2014 saya memutuskan untuk menggantinya dengan theme WordPress yang responsive, jadi lebih ramah di mobile. Di 2015 saya sempat ganti lagi beberapa kali, hingga akhirnya menggunakan theme yang sekarang ini. Tentunya dengan modifikasi minor di sana – sini.

Tahun 2015 ini saya memutuskan untuk mengganti tempat hosting. Tadinya betahun-tahun hostingnya di DreamHost, disediakan secara cuma-cuma oleh saudara saya, Charly Silaban. Thanks amang Charly..!

Bersamaan dengan ganti hosting, saya juga mengganti domain blog ini dari okto.silaban.net ke LabanaPost.com, dengan “branding” lucu-lucuan, The Labana Post.

Rutin

Tahun 2015 ini saya kembali rutin menulis (setidaknya 4 bulan terakhir). Bahkan saya sempat bereksperimen dengan membuat blog baru, Labana.ID. Ini jadi tahun ke-3 saya menulis paling aktif (54 tulisan sejak Januari 2015). Kalau frekuensi menulis saya tetap seperti 4 bulan terakhir, bisa jadi tahun ini bakal jadi tahun teraktif saya menulis, mengalahkan tahun 2008 (147 tulisan).

Eh iya, jadi inget. Dulu, tahun 2009, sempat ada rame-rame di kalangan para blogger, perdebatan apakah blog itu cuma trend sesaat atau tidak. Sampai sekarang saya gak tahu kesimpulan dari perdebatan itu. Kalau kata Christin sih -mengutip dari @chiw-, “Namanya trend ya mesti sesaat sih. Kalo berkepanjangan namanya habit”. Padahal kita sama-sama tahu, namanya yang berkepanjangan itu, pasti ujung-ujungnya minta kepastian status. Iya kan?

Mudah-mudahan 10 tahun lagi blog ini masih ada.

on 29 Jun 2015 10:59 AM

26 Jun 2015

[Ilustrasi: Álvaro Ibáñez – alvy | flickr.com]
Beberapa hari ini dunia e-commerce Indonesia ramai. Musababnya Daniel Tumiwa, ketua idEA (Asosiasi E-commerce Indonesia) menyatakan bahwa dalam RPP E-commerce yang dirancang oleh Kementrian Perdagangan disebutkan bahwa pemerintah mewajibkan para pelaku industri melakukan pendaftaran yang dikenal dengan istilah Know Your Customer (KYC).

Menurut banyak pihak, ini akan mematikan industri e-commerce lokal. Karena ini tidak hanya mempersulit penyelenggara e-commerce (termasuk classified-ads), tetapi juga pelanggan. Seperti diutarakan oleh Rama (DailySocial): “Ketika anda ingin menjual barang di situs seperti Tokopedia, Bukalapak, Kaskus atau OLX, anda harus terlebih dahulu terverifikasi sebagai warga negara yang sah dengan memberikan nomor KTP/NPWP anda.”

Sayangnya artikel-artikel di Detik, CNN Indonesia, maupun DailySocial itu tidak menyertakan link ke dokumen RPP E-Commerce yang diperdebatkan ini. Saya coba cari, yang ketemu dari situs resmi Ditjen PDN Kemendag cuma ini: NASKAH AKADEMIK RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH (RPP) TENTANG PERDAGANGAN ELEKTRONIS (E-COMMERCE). Mari kita ulas.

*Disclaimer: Saya gak tahu ya apakah ini sudah versi terupdate -yang diributkan itu- atau bukan. Dan saya bukan ahli hukum, jadi ini interpretasi pribadi saya.*

Penelitian naskah akademik Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) perdagangan secara Elektronis dilakukan melalui kombinasi studi kepustakaan (aspek teoritis dan tujuan komparatif penerapan RPP e-commerce negara lain) dan metode pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif melalui objek penelitian secara langsung dengan menggunakan metode penyebaran kuisioner, indepth interview, focus group discussion (FGD), tabulasi dan analisis data secara statistik kepada stakeholders utama yaitu Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi, Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), Bank Indonesia (BI), PPATK, YLKI, dan Penyedia web media jejaring sosial seperti Toko Bagus dan Kaskus.

-Page 16

TokoBagus (yang sebenarnya sudah ganti nama jadi OLX) enggak masuk kategori jejaring sosial pastinya. Kalau Kaskus, ya.. masih bisa lah.

Kesimpulannya, e-commerce adalah suatu transaksi komersial melalui jaringan komunikasi yang dapat berupa fax, email, telegram, telek, EDI (Electronic Data Interchange), dan sarana Elektronis lainnya meliputi kegiatan tukar menukar informasi, iklan, pemasaran, kontrak dan kegiatan perbankan melalui internet.

-Page 22

Ini telek yang mana yang dimaksud ya?

Mengapa diperlukan upaya legislasi untuk e-commerce (electronic commerce)? Ada beberapa hal yang mendasari pentingnya hal tersebut:

  1. dari aspek legal, yaitu untuk mengintegrasi berbagai peraturan dan perundang-undangan yang telah ada dan seharusnya ada, kemudian untuk mempromosikan persaingan usaha yang sehat di ranah dunia maya.
  2. dari aspek kontrak online, yaitu standar verifikasi legalitas e-document dan tandatangan elektronis, kemudian proteksi terhadap keamanan dan keandalan informasi, serta untuk membangun tugas dan tanggung jawab iklim usaha e-commerce. Dari sisi aspek pembayaran elektronis (e-Payment), yaitu: bagaimana melindungi konsumen dalam transaksi online dan pengaturan sistem pembayaran yang baru.
  3. aspek terakhir adalah Aspek Promosi e-commerce itu sendiri, yaitu untuk mempromosikan keuntungan dari e-commerce: keterbukaan (transparency), pengurangan biaya dan national competitiveness.

-Page 33 (saya edit sedikit biar jadi poin-poin)

Soal 3 aspek ini, menurut saya oke-oke aja sih. Dari aspek-aspek yang disebut ini, RPP E-Commerce ini “harusnya” niatnya emang baik.

 

Badan Hukum Penyelenggara Perdagangan Elektronis
RPP Perdagangan Elektronis akan menitikberatkan kepada bentuk badan hukum yang dapat menyelenggarakan perdagangan Elektronis. Bentuk yang akan dianut bukanlah sebuah mandatory (kewajiban), melainkan lebih kepada perlindungan dari negara (state guarantee) terhadap mereka yang menundukkan dirinya kepada pengaturan Badan Hukum pada RPP Perdagangan Elektronis ini.

Hal ini didasarkan kepada fakta bahwa perkembangan perdagangan secara Elektronis tidak (akan) dapat diatur secara penuh (total control) oleh pemerintah, mengingat perkembangan web yang sangat dinamis dan lebih bersifat self-regulatory. Dalam RPP Perdagangan Elektronis akan dikembangkan sikap state guarantee bagi mereka yang menundukkan diri kepada RPP ini, yang mana akan terkait dengan Lembaga Sertifikasi Keandalan dimana RPP akan mengatur lebih ke aspek ekonomi, mengingat aspek teknis telah dijabarkan dengan detil pada hukum positif lain.

-Page 42-43

Ini dia. Kalau dari interpretasi saya, di sini kuncinya. Tidak ada keharusan/kewajiban bagi penyelenggara e-commerce lokal untuk mengikuti ini. Tetapi jika ingin dilindungi -sesuai implikasi dari RPP E-Commerce ini-, barulah perlu mengikuti peraturan ini ketika disahkan nanti.

 

4. Perlindungan bagi Penyelenggara Perdagangan Elektronis
Verifikasi Identitas Pelanggan
Untuk memastikan bahwa perlindungan terhadap merchant juga memadai, perlu adanya sebuah mekanisme yang memastikan kebenaran identitas pelanggan. Hal ini sebenarnya akan dapat diselesaikan dengan adanya Single Identity Number(SIN) yang masih dalam taraf perencanaan tender oleh Kemeterian Dalam Negeri.
Dapat pula diusulkan penggunaan tanda tangan Elektronis untuk mempermudah integritas verifikasi pelanggan. Hanya patut dipertimbangkan mengenai populasi dari tanda tangan Elektronis ini (digital signature/DS) dan penetrasi penggunaannya dalam komunitas pengguna media Elektronis di Indonesia.

-Page 50

Intinya, diperlukan adanya sebuah mekanisme yang memastikan kebenaran identitas pelanggan. Seperti apa bentuknya? Masih belum pasti. Tapi kalau merujuk ke kutipan di atas, sekali lagi, ini harusnya tidak mandatory. Tidak wajib.

Mungkin akan ada yang berpendapat: Loh, kalau gak mau ikut RPP ini, berarti gak bakal dilindungi oleh peraturan yang berlaku ini dong? Ntar kalau ada penipuan, transaksi ilegal, dll, gimana dong?

Jawabannya: Ya sama aja kalau kita pake layanan dari luar negri. Misal, akhirnya pake Craigslist. Terus kalau ada kasus hukum gimana? Craiglist adanya di US, gak terikat juga sama peraturan di Indonesia. Sama aja sih jadinya. Intinya, kalau mau bebas ya bisa, tapi ya implikasinya jadi sama seperti layanan dari luar negri.

Kemudian soal Know Your Customer (KYC) yang diributkan itu. Saya tidak menemukan satu bagian pun di RPP ini yang menyebutkan istilah KYC ini. Paling dekat ya bagian “Verifikasi Identitas Pelanggan” di atas tadi. Apa ini yang dimaksud ya?

Membela Pemerintah ?

Saya bukan serta merta membela pemerintah. Dari 3 aspek yang disebutkan di RPP di atas, saya sih setuju. Nyatanya pemerintah pun tidak mewajibkan untuk ikut RPP ini, saya juga setuju. Artinya boleh pilih mau ikut atau tidak. Tapi kalau ujung-ujungnya ini membuat layanan e-commerce lokal posisinya sama saja dengan e-commerce dari luar, nah itu yang saya tidak setuju. Buat apa bikin peraturan yang bikin industri e-commerce enggan untuk mengikuti, lalu akhirnya gak ada manfaatnya. Ujung-ujungnya 3 aspek yang disebutkan di atas gak tercapai juga.

Sekali lagi, saya membahasnya dari dokumen RPP yang saya dapatkan (link di atas). Saya tidak tahu kalau ada versi yang lebih baru dari ini tapi belum diupload oleh Dirjen BPN Kemendag di situsnya.

Satu catatan penting. Dari pernyataan idEA, pemerintah katanya baru ngajak ketemu idEA 1 hari sebelum pengumuman RPP ini. Ini memang aneh sih. Bikin regulasi tanpa mengundang pihak yang pasti kena impactnya, bahkan draftnya pun katanya gak di-share. Ini harus diperbaiki.

Selain itu, RPP ini masih banyak typo di sana-sini. Dokumen resmi yang dikeluarkan oleh negara kok ya kaya gitu sih. Malu ah.

Semoga ketemu titik temu deh. Biar pemerintah bisa melindungi, idEA bisa jualan lebih nyaman lagi, dan konsumen pesta diskon belanja online lagi… *walaupun stocknya kosong. 😛

on 26 Jun 2015 07:07 AM

Many thought in the past that NGINX only as a slave to his CGI/FastCGI/WSGI masters. NGINX could only served documents provided by his master. Helplessly, he could only turned 50x every single time its master died.

Why, why did it so having bad luck? Twas never his fault at memory leaking because his master doing forbidden arts. He could only sighted on its masters. Even though he knew his master innate ability was insufficient, he could only watched as the master fallen into depth of hell, died.

Heaven was not cruel. Or perhaps, there were karmic universe that balanced everything. Soon NGINX found out about something.

On the night of the living dead, NGINX found a script on a cave. It was a Moonscript. A script formed by one of the divine language, Lua.

What luck was this? His innate ability was Lua. He understood every single thing that the script compiled at him.

Inside the perch there was a set of divine arts. An art called Lapis Web Framework. It contained many MVC and clean programming methods. It could tied databases and CSRF for save programming.

How could this be? Could it be? Find out more next episode.

on 26 Jun 2015 04:20 AM

Okezone.com kembali tampil dengan desain baru. Gak baru-baru banget sih, desainnya di akhir 2014 hampir-hampir mirip ini juga sepertinya. Tapi ini jelas udah jauh beda dengan desainnya di tahun 2008.

Ketika mengunjungi Okezone.com, di bagian atas kita pertama kali akan disuguhkan dengan banner raksasa. Eye catching. Tapi menurut saya terlalu besar malah. Emang lebar yang pas itu seperti di Kompas.com, Detik.com dan Liputan6.com ya. (Ini juga saya baru sadar, mereka hampir sama semua dimensi ukurannya). Tapi saya curiga mereka bisa kompak ukuran banner image-nya segede itu bukan semata-mata demi kenyamanan mata deh.

Sepanjang karir saya, saya mengurusi website. Membuat layout foto dengan ukuran wide itu tantangannya lebih ke operasional. Seringkali susah menemukan image yang cocok yang wide kaya gitu. Sampai hari ini saya pun masih kerepotan dengan hal itu. Curiga nih portal-portal berita lain juga mengalami hal ini, makanya kompak pakai ukuran banner foto segitu.

Contoh screenshot di atas itu misalnya Kenapa foto ayam (apa tikus ya?) ada 2? Karena kalau fotonya satu aja dan wide, jadinya kepotong. Atau misal Okezone sendiri deh mau beritain desain barunya. Kan harus masang screenshotnya dong. Pusing deh tuh bikin image nya biar wide gitu. Hehe.

Lewat dari banner gede itu, scroll ke bawah, tampilannya seperti di atas. Saya suka sih. No comment untuk ini. Well done. Taste designer nya oke nih.

Cuma saya belum tahu. Apakah Okezone sudah mempersiapkan satu slot khusus untuk berita yg super-breaking-news. Kalau di Kompas.com, ada tuh di bawah menu yg atas. Kalau lagi ada breaking news, akan ada satu bar baru. Di bar baru ini breaking news nya akan di post.

Kalau di salah satu portal berita di US (aduh saya lupa apa namanya), lebih gila lagi. Layoutnya bisa diatur suka-suka, besar kecil, sampai urutan kontennya. Jadi jika ada berita yang lagi mau di highlight, atau ada breaking news, bisa segera ubah layout. Dan itupun dengan layoutnya tetap “responsive”. Mumet dah front end developernya. Haha. Ini kalau bang Roy Simangunsong (bos Okezone, -ex Yahoo) denger, bisa jadi dia pengen juga tuh bikin kaya gitu. 😀

*catatan: Semua screenshoot di tulisan ini saya buat saat mengaktifkan plugin AdBlock. Jadi saya gak tahu aslinya apakah ada banner iklan berjejal di sana-sini atau tidak.

Rubik

Nah ini nih salah satu platform baru dari Okezone, namanya Rubik. Eh, beneran baru kan ya? Atau saya yang kuper?

Apa itu Rubik? Singkatnya: Kompasiana-nya Okezone. Kalau Detik kan sudah punya DetikBlog, DagDigDug punya Politikana.com, Kompas cukup sukses dengan Kompasiana-nya, maka Okezone pun gak mau ketinggalan.

Ini layoutnya dan desainnya oke sih menurut saya. Belum explore lebih dalam sih. Tapi ada satu hal yang mengganggu banget. Ketika klik salah satu tulisan, tidak akan ke load halaman baru. Tapi artikelnya ditampilkan dengan pop-up. Mungkin terinspirasi dari Beritagar.com.

Gak tau ya, kalau saya sih gak suka model begini. Gak nyaman aja. Salah satu alasannya, kalau internet sedang lambat, atau mungkin server webnya yang sedang ngadat, loading artikelnya kan jadi keputus. Terus kalau sudah gitu, mau refresh halamannya susah. Kalau kita refresh, ya yang di-reload keseluruhan halaman depannya tadi. Karena pop up gak bisa di-refresh. Alasan lain? Err.. saya lupa. Dulu beberapa kali saya alami waktu buka-buka Beritagar.com.

Platform Rubik ini sudah sewajarnya dibangun Okezone. Situs-situs di luar juga melakukan ini. Kompasiana terbukti rame (rame juga fitnah di dalamnya). Mudah-mudahan gak jadi tempat ajang fitnah seperti Kompasiana di masa pilpres kemarin. Apalagi bos besarnya MNC (pemilik Okezone) terafiliasi dengan partai.. Eh, apa sih partai dia sekarang? Udah pindah lagi kemana sekarang? Atau bikin baru ya?

Warung Kopi

Apa itu WarungKopi Okezone? Singkatnya: Kaskus-nya Okezone. Tapi Kaskus++ kali ya. Karena ada fitur yg cukup menarik yang di Kaskus (setahu saya) gak ada: Kongkow. Ntar saya bahas ya.

Mirip seperti Kaskus, di sini bisa bikin New Thread, atau istilahnya mereka “Pesen Meja”. Ada sub-sub forum. Lalu ada FJB (forum jual beli) ala Kaskus. Namanya? FJB juga. Di FJB Okezone ini nominal harga ditampilkan dengan dua digit di belakang koma. Jadi misal 1 juta, jadinya: Rp 1.000.000,00. Entah kenapa. Karena selain nyaru di mata, toh di Indonesia gak ada nominal di bawah 1 Rupiah.

Oh iya istilah buat membernya: Warkoper.

Kalau di Kaskus ada cendol, di WarungKopi adaa.. Kopi Master. Jadi kalau di Kaskus orang sering minta “ijo-ijonya dong gan”, di sini mungkin nanti jadi “minta coklat-coklatnya dong bree..”, atau “bre.., jangan lupa Torabika nya ya bree..”.

*Itu profil Sutan Bathoegana saya dapat di halaman official Tour nya Warkop ini. Nekat juga nih. Hehe. Awas.., jangan sampai nanti “Kenaaaak barang tuu…”.

Salah satu fitur di Warung Kopi ini adalah Kongkow – “Tempat Ngobrol bareng bersama artis idola secara live”. Tapi halaman Tour nya (screenshot di atas), tertulis “Hangout with Chelsea Islan”. Kenapa bukan “Kongkow bersama Chelsea Islan” aja ya? Biar align gitu.

Di Kongkow ini, bisa live chat dengan idola/artis. Nanti Warkop akan menginformasikan kapan ada sesi Kongkow (eh Hangout?) dengan idola/artis yang sudah mereka jadwalkan. Kita bisa ikutan join. Plus ada video chat juga. Tapi untuk video chat ini, kalau gak salah nanti cuma dipilih beberapa orang saja. Entahlah, saya lupa detailnya. Males buka lagi tournya, panjang cuy.. Haha.

Tour Rubik dan Warung Kopi

Nah dari tadi saya sebut soal Tour. Nah ini harus saya beri big applause buat Okezone. Di Rubik dan Warung Kopi, pertama kali kita kunjungi akan keluar pop up yang mengajak kita Tour ke dalam, melihat apa-apa saja fitur yang disajikan di dalam. Ala-ala Facebook kalau ngeluncurin fitur baru gitu. Ini bagus banget sih untuk memperkenalkan produk/platform baru. Good job.

Cuma tetep ada catatan, hehe. Di Rubik, kalau selesai Tour, terus kita pengen ngulang, saya gak nemu gimana caranya bisa ikut Tour lagi. Kalau di Warkop, menunya selalu tersedia di samping kiri.

Satu lagi, di Warkop, sewaktu saya coba, di akhir tour URL-nya malah salah, masuk ke nomor rumah paling legendaris, 404. Entahlah sekarang sudah diperbaiki atau belum.

Okezone di Masa Pilpres

Salah satu momen yang saya ingat, setelah KPU mengumumkan pemenang pilpres -breaking news paling heboh malam itu. Okezone sama sekali enggak memberitakan lho (entah kalau 1 jam berikutnya atau besoknya). Malam itu saya lihat dari atas sampai bawah, gak ada beritanya yang menyinggung soal ini. Vivanews sih masih memberitakan, tapi gak di highlight. Sayang saya gak screenshot waktu itu.

Ahh jadi inget tragedi Vivanews yang berujung manajemennya sampai pada cabut. Itu loh tragedi “sebelum ayam berkokok..” 😉

Itu memang masa-masa kelam media massa di Indonesia.

 

Okezone.com Secara Bisnis

Dulu saya pernah dengar Okezone.com secara bisnis belum begitu bagus. Kalau melihat laporan tahunan 2014 MNC Media Investment (Linktone), sepertinya masih, karena penghasilannya turun.

Revenue Okezone.com tahun 2014 (sudah termasuk VAS business-nya) adalah US$ 3,1 juta (sekitar Rp 41 miliar). Ini turun dibandingkan revenue nya tahun 2013, US$ 3,9 juta (sekitar Rp 51 miliar). Padahal laba bersih Detikcom tahun 2010 saja sudah Rp 20 miliar (laba bersih lho, bukan revenue). Target laba bersih Detikcom 2011 lebih gila lagi, Rp 40 miliar. Tapi saya gak tahu, ini akhirnya terealisasi atau tidak. Jadi gak heran kalau saya dengar kabar bang Roy mau merebut posisi Liputan6.com sebagai portal berita nomor 2 saat ini (peringkat di Alexa hari ini).

Secara kepemilikan, saya agak bingung dengan Okezone.com ini. Di laporan tahunan MNC disebutkan kepemilikannya atas Okezone adalah 99,90%. Tapi di laporan tahunan Linktone, disebutkan kepemilikannya 49,9% dipegang oleh JPMorgan Chase Bank, N.A. Sedangkan MNC International Ltd. hanya memiliki 47,7% sahamnya. Jadi sebenarnya gimana sih?

Portal Berita di Indonesia

Sampai saat ini, klasemen liga portal berita di Indonesia masih diisi tim-tim lama. Memang posisinya berganti-ganti, namun Detikcom tetap nomor satu. Sisanya diisi oleh Liputan6.com (yang belakangan melesat masuk ke top 3), Kompas.com, Tribunnews.com (juga milik Kompas, tapi kualitas beritanya menurut saya masih di bawah Kompas). Lalu ada Merdeka.com (grup KapanLagi, yang baru diakuisi grup MediaCorp dari Singapura), Okezone, Viva.co.id, Suara.com (nah ini pendatang baru), disusul Tempo.co dan KapanLagi.com (mm.., ini bukan portal berita sih).

Suara.com ini luar bisa. Dulu, dalam hitungan bulan, dia sudah berhasil melesat masuk dalam 40 situs paling top di Indonesia. Kemudian saya sempat lihat kayaknya mereka pernah masuk top 10 atau top 20 juga sih. Tapi hari ini saya lihat sudah keluar dari top 20. Apa dugaan saya dulu mungkin benar, trafik mereka kebanyakan disumbang dari digital-ads. Jadi ketika ads placement nya sudah berkurang, ya trafiknya menurun juga. Dulu Vivanews gosipnya pernah melakukan strategi ini juga. Dalam seminggu posisinya di Alexa bisa melesat jauh. Gosip sih.

Merdeka.com (atau tepatnya KapanLagi Networks-nya), dulu sempat diduga bakal jadi akuisisi dengan nominal yang luar biasa. Hampir diakusisi oleh EMTEK (pemilik KMK -yang menaungi Liputan6.com). Tapi di tengah jalan berbelok, merapat ke MediaCorp. Akhirnya 52% sahamnya dilepas ke MediaCorp.

Nilai akuisisinya? Dari sumber yang cukup dekat dengan mereka, valuasi untuk 100% saham KapanLagi Network adalah US$ 87 juta. Ya.., naik dikit lah dibanding akusisi Detikcom oleh CT Corps tahun 2010, US$ 60 juta. Kalau itungan bodo-bodoan, dengan inflasi 7% setahun, maka “harga” Detikcom kalau diakusisi tahun 2014 jadi sekitar US$ 78jt.

Jadi siapa yang bakal berhasil menggeser posisi Detik sebagai No.1? Apa yang dibutuhkan biar bisa mengejar no.1? Jawabannya: duit (pastinya) + konten. Tapi dibelakang konten itu, sebenarnya kuncinya teknologi. Seperti apa maksudnya teknologi di belakang konten? Ya pikirin sendiri lah. Kalau mau masukan gue, bayar..! atau bajak gue.. LHO? Hahahahahaha..

on 26 Jun 2015 02:29 AM

25 Jun 2015

Hampir tiap hari baca berita. Seringkali menemukan kata penyidikan dan penyelidikan. Tapi sebenarnya gak pernah benar-benar nangkep apa bedanya. Jadi, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ini bedanya:

penyidikan /pe·nyi·dik·an/ n serangkaian tindakan penyidik yg diatur oleh undang-undang untuk mencari dan mengumpulkan bukti pelaku tindak pidana; proses, cara, perbuatan menyidik

penyelidikan /pe·nye·li·dik·an/ n 1 usaha memperoleh informasi melalui pengumpulan data; 2 proses, cara, perbuatan menyelidiki; pengusutan; pelacakan

Cukup jelas kan?

on 25 Jun 2015 04:02 AM

24 Jun 2015

[Ilustrasi: wetwebwork | flickr.com]
Karyawan di Digital Agency, atau biasa disebut juga “anak ahensi”, harusnya memang exist lah ya di media sosial. Client nya? Belum tentu.

Jadi, tak jarang sejak dulu saya menemukan anak ahensi suka post di medsos mereka tentang client-client mereka (#nomention pastinya).

“Eh begoo.. kalau kirim email jam 3 pagi, ya siapa yang bacaaa gembel..”

“Oh dear client, kamu kenapa ganteng banget sih hari ini *kiss kiss* ”

“Kelar meeting jam. enam. sore. Hari. Jumat. Terus mintak live website nya Senin. Bunuuhh aja gueee…!”

..dsb

Di jaman itu sih, tak banyak client yang beredar di media sosial. Punya akun Twitter aja sudah oke. Jadi sangat kecil kemungkinan post-post itu kebaca sama clientnya. Amanlah bree..

Tapi makin kesini, baik client maupun anak ahensinya, sama-sama eksis di media sosial. Kenapa? Karena banyak juga yang di client-client itu tadinya juga anak ahensi. Kebalikannya juga ada sih, yang tadinya di client, sekarang di ahensi. Ada yang malah bener-bener pindah dari client ke ahensi nya sendiri. Ini agak-agak epic sih. Saya gak sempat cek, tapi harusnya ada lah yang post begini ya:

“Si gembel mantan client, sekarang.. jadi.. BOS GUE..!! *icon nangis*”

Nah, karena keduanya (client dan anak ahensi) sama-sama beredar di media sosial, apakah postingan-postingan seperti di atas hilang? Ya gak lah. Namanya juga medsos, tempat mengumpat, nyinyir, atau berbagi momen bahagia ketemu sama si client yang cantik jelita. *ehm*.

Jadi sekarang apakah client-client nya itu gantian bakal post tentang ahensi-ahensinya tadi? Di Path sih ada, tapi itu kan private. Kalau di Twitter saya belum lihat.

Seru sih ya kalau clientnya ex anak ahensi, selebtwit pulak, terus anak ahensinya juga eksis di medsos. Terus keduanya saling ngomongin. Jadi twitwar nomention-nomention gitu deh. Kaya sesama selebtwit yang baru putus gitu.. *eh*

“Client gembel minta gw dtg k kantornya jam 4 sore. Harus. Pakek ASAP. Tp mintanya via email. Sapa yg baca coba.”

“Ahensi ngehek, yakin mobile appsnya udah diupdate, malah ngupload versi alpha. Gk baca email pulak.”

“Emang ada sih tipe2 org yg ngasih approval tanpa ngecek dulu. *sigh..*”

“Ada loh orang yang kerjanya cuma nyicip masakan, tapi gak tau kalau makanannya mentah.”

Gitu aja terus, sampai Farhat Abbas jadi presiden.

**kalau ngerasa nyambung dengan tulisan ini, mungkin cocok juga baca ini.

on 24 Jun 2015 01:58 PM
Rejeki iku ora iso di tiru, senajan podo lakumu, senajan podo dodolanmu, senajan podo kerjomu, hasil sing ditompo bakal bedo,  iso bedo ning akehe bondho, iso ugo ono ning roso lan ayeme ati yo iku sing jenenge nasib. Kabeh iku soko  trisnane  Gusti kang Maha kuwasa, sopo temen bakal tinemu sopo wani rekoso bakal Gayuh […]
on 24 Jun 2015 09:33 AM

who knows

Arif Syamsudin

semuanya bermula dari pengumuman di salah satu milis blogger yang kebetulan saya ikuti. isinya adalah tentang program berbagi pengalaman tentang asus zenpower 10050mAh. well, i'm excited. sebetulnya ngga ' berharap banyak sama program-program seperti ini. hampir ngga' pernah dapet atau menang kegiatan-kegiatan seperti ini. kembali ke laptop...untuk ikut program tersebut, cukup dengan mengisi data diri kita serta alasan mengikuti program tersebut di sini, https://goo.gl/2ydaQT. berbekal bismillah, saya coba mengisi formulir tersebut. dan semoga alam memberkati.


namun semua berubah...ketika negara api menyerang. siang tadi saya mendapatkan satu kejutan yang membuat saya jadi sumringah. sebetulnya, seperti yang saya tuliskan pada lembar pendaftaran kegiatan, saya ngga' pernah berfikir untuk memiliki bank tenaga, karena saya pikir, saya bukan pelancong. asupan tenaga listrik untuk mengisi baterai cukup bisa saya dapatkan via kantor dan rumah. atuh, hape saya ngga' canggih-canggih amat. terakhir, saya malah menggunakan hape yang daya tahan baterainya luar biasa, nokia e63 :).

namun, lagi, ketika asus yang ditawarkan, saya berfikir...menarik kalo saya bisa memiliki produk ini. ditambah ukuran daya yang disediakan oleh bank tenaga. 10050 mah cuy! ah...saya harus mencari tahu dulu apa arti dari angka tersebut, biar paham kalo ditanya :D. kalo kita kembali ke laptop, begitu pulang nganter bocah periksa, istri saya berujar, "eh ini ada kiriman paket buat bapak." meh, saya ngga' pesen apa-apa perasaan. belanja terakhir ketika saya mesen hape keren ini (tunggu ulasannya :)).

masih akibat dari negara api menyerang, ternyata yang ngga' saya sangka-sangka bisa dipegang tangan. asus zenpower 10050 mah. huhu!!! bener-bener berkah ramadhan dhe (halah, ra ono hubungane, lek!) hehehe. udah dibongkar-bongkar dan diliat. nah, tinggal tulis ulasannya dhe. karena masih baru, belom sempet dicoba jugak cuy. karena itu, mari ditunggu sama-sama kiranya ulasan yang bisa saya berikan untuk "keajaiban" yang saya dapet tersebut ;).
on 24 Jun 2015 08:18 AM

22 Jun 2015

Ternyata dalam 1 basisdata banyak tabel yang serupa. Maklum hanya punya akses 1 basisdata. Sehubungan dalam rangka bersih-bersih makanya diputuskan menghapus semua tabel dalam basisdata. Cara paling mudah memang hanya menghapus basisdata dengan perintah drop database NamaBasisData.

Kebutuhannya basisdata masih ada hanya tabel saja yang dihapus. Berikut langkah untuk menghapus semua tabel dalam 1 basisdata:
1. Membuat berkas hapus-semua-tabel.sh, vim.tiny hapus-semua-tabel.sh.
2. Dalam berkas hapus-semua-tabel.sh isinya seperti dibawah ini
#!/bin/bash
MUSER="$1"
MPASS="$2"
MDB="$3"
 
# Detect paths
MYSQL=$(which mysql)
AWK=$(which awk)
GREP=$(which grep)
 
if [ $# -ne 3 ]
then
echo "Usage: $0 {MySQL-User-Name} {MySQL-User-Password} {MySQL-Database-Name}"
echo "Drops all tables from a MySQL"
exit 1
fi
 
TABLES=$($MYSQL -u $MUSER -p$MPASS $MDB -e 'show tables' | $AWK '{ print $1}' | $GREP -v '^Tables' )
 
for t in $TABLES
do
echo "Deleting $t table from $MDB database..."
$MYSQL -u $MUSER -p$MPASS $MDB -e "drop table $t"
done
 
3. Simpan dan dijalankan menggunakan format, sh hapus-semua-tabel.sh NamaUser Password NamaBasisData.

on 22 Jun 2015 04:56 AM

17 Jun 2015

Saat saya hendak membangun Gradle, saya selalu mendapat pesan kesalahan seperti ini:

Exception in thread "main" javax.net.ssl.SSLException: java.lang.RuntimeException: Unexpected error: java.security.InvalidAlgorithmParameterException: the trustAnchors parameter must be non-empty

Hal ini terjadi saat saya hendak mengunduh sebuah berkas dari HTTPS. Semua versi Java yang terpasang, baik OpenJDK maupun Oracle 7, 8 tidak dapat menggunakan. Usut punya usut, ternyata ada masalah pada pemasangan paket ca-certificates-java pada Ubuntu Vivid yang saya gunakan. Saya lihat besar berkasnya:

$ ls -al /etc/ssl/certs/java/cacerts 
-rw-r--r-- 1 root root 32 Apr 29 07:21 /etc/ssl/certs/java/cacerts

Cuma 32 byte!

Solusi adalah dengan membuat ulang berkas tersebut.

sudo /var/lib/dpkg/info/ca-certificates-java.postinst configure

Selesai.

Sumber:

on 17 Jun 2015 03:12 PM

16 Jun 2015

oke sekarang katakanlah sudah sukses dengan usahanya
sudah bisa memiliki apa yang diimpikan
sudah bisa membeli apa yang diinginkan

kemudian merasa strategi dan teknik2 marketing dan penjualannya berhasil menjadikan bisnisnya sukses seperti sekarang..
trus apa bedanya dengan qorun?

sejatinya antara kesuksesan berbisnis dan kehamilan adalah sama-sama merupakan rizki yang memang sudah ditetapkan oleh Allah..

kalau kita merasa sukses dengan usaha kita,
maka ketahuilah
diluar sana ada yang usahanya lebih gigih dari kita,
diluar sana ada yang modalnya lebih kuat dari kita
diluar sana ada yang marketing dan promosinya lebih jor-joran dari kita
diluar sana ada yang tim nya lebih solid dan lebih jago dari tim kita
diluar sana ada yang sistemnya lebih terstruktur daripada kita

namun kenyataannya sukses lebih memilih kita...
kenapa demikian?

sebenarnya hal tsb semata-mata lebih kepada kemurahan yang Allah berikan kepada kita sehingga kita bisa mendapatkan kesuksesan dalam bisnis...
adapun strategi atupun langkah2 yang kita jalankan hanya lah sarana saja, tidak menentukan apapun..

lihat saja orang hamil, kehamilan tersebut bukanlah dari kemampuan kita, itu semata-mata kemurahan Allah yang diberikan kepada kita.
adapun langkah2 menuju kehamilan  baik pernikahan, hubungan suami istri, masa-masa subur, mengucapkan doa seblum berhubungan dll adalah hanyalah sarana saja, tidak menentukan kemudian langsung bisa hamil dan berhasil mendapatkan anak.

diluar sana ada orangtua yang belum dikaruniai anak walau langkah dan strategi nya disiapkan dengan sebaik mungkin, dengan fasilitas yang lebih baik, punya kekayaan berlebih sehingga bisa konsultasi ke dokter lah, berlibur honeymoon lah dll namun kenyataanya belum juga dikaruniai kehamilan ataupun anak

sebaliknya ada orangtua yang cuman ala kadarnya saja namun anaknya bisa sangat banyak, bahkan bisa jadi tiap tahun hamil terus

terus mendingan kita sante aja dong kl gt,
toh rizki udah takdir, udah ada jatahnya masing2

tentu tidak, coba aja ga usah nikah, trus mau dapet anak dari mana.
ga berhubungan suami istri, trus mau dapet anak dari mana...
bisa kok tinggal ngangkat anak, ya anak angkat nasabnya beda, dan itupun sudah suatu action, bukan nyante2
bisa kok bayi tabung, atau donor sperma dll ya sama aja tetep itu effort bukan nyante-nyante

kesimpulannya kesuksesan bisnis kita sejatinya semata-mata adalah kemurahan yang diberikan Allah untuk kita, bukan dari kerasnya upaya, gigihnya perjuangan kita membangun bisnis dll

namun perlu diingat bahwa banyaknya harta belum tentu tanda kebaikan/kemuliaan seseorang dan belum tentu tanda keberkahan. ingat anak2 yang hamil diluar nikah, itu mereka juga diberikan anak, ataupun suami istri yang sebelum berhubungan tidak membaca doa langsung grabak grubuk aja, mereka juga diberikan anak. semua sama-sama merasakan kemurahan rizki dari Allah.

rumah makan yang sama-sama bersih, enak, mahal, strategis ada yang diberi kesuksesan oleh Allah dan ada yang tidak
rumah makan yang sama-sama kurang bersih, rasanya standar, tempatnya mojok kedalam juga sama, ada yang diberi kesuksesan dan ada yang tidak.
orang nikah baik-baik, berhubungan suami istri dengan baik, sesuai syariah dan tidak melanggar yang tidak diperbolehkan, keadannya jg sama, ada yang kemudian diberi keturunan ada yang tidak.

tidak ada kemampuan dari kita sama sekali, tidak ada algoritmanya sama sekali yang kemudian bisa digunakan untuk pasti bisa mendapatkan kehamilan dari upaya kita tersebut.

jadi aneh kalau kemudian kita merasa suksesnya bisnis kita adalah semata-mata karena strategi dan langkah2 yang kita jalankan.

ingat keberkahan harta tidak dilihat dari banyaknya harta atau sedikitnya harta yang dimiliki
namun dilihat dari seberapa taat nya kita kepada Allah dengan harta yang dimiliki, entah sedikit entah banyak....

kalau miskin, tapi dengan kemiskinan tsb menjadikan dia lebih dekat kepada Allah, maka kemiskinannya tersebut adalah rizki yang barokah untuknya
kalau kaya, tapi dengan kekayaan tsb menjadikan dia lebih dekat kepada Allah, maka kekayannya tersebut adalah menjadi rizki yang barokah untuknya...

kalau harta kita bertambah, misalnya 5 tahun yang lalu kita hanya punya apa dan sekarang kita sudah punya apa, namun yang terjadi adalah kita rasanya males sekali kalau mau beribadah, males ke masjid, males sholat berjamaah, suka menunda-nunda sholat, diakhir-akhirkan, jarang ikut kajian menuntut ilmu agama, jarang baca quran, jarang sholat duha, sholat malam ditinggalkan bolong-bolong dll
terus pertanyaanya inikah yang namanya rizki yang barokah, inikah yang namanya sukses berbisnis?

semoga kita semua bisa mendapatkan rizki yang barokah, entah sedikit ataupun banyak asal barokah, yakni yang mendekatkan kita kepada Allah.

on 16 Jun 2015 02:13 PM

15 Jun 2015

setelah menjalani kehidupan sebagai amfibi untuk beberapa lama, ya sebenernya kerjaan udah enak sesuai passion sampai akhirnya momen itu tiba. sebuah momen dimana membuat saya memutuskan untuk resign dari bekerja untuk full usaha. kondisinya gaji saya waktu itu 5jt-an kemudian penghasilan dari usaha 20jt-an yang mana sebenarnya saya gak lagi gelisah seperti dulu, dimana dulu kl kerja penginnya pindah2 ke tempat yang bisa mendapatkan tawaran gaji yang lebih tinggi.

namun dengan usaha, niatan utk kerja jadi lebih tenang karena gak perlu khawatir dengan gaji berapapun karena sudah terpenuhi dari usaha, jadi bisa lebih fokus dan tenang dalam bekerja karena sifatnya hanya untuk menyalurkan passion saja.

namun ya waktu bergulir dimana mungkin memang suatu ketika bagi yang menjalani kehidupan sebagai amfibi akan menemui momen ini.

momen dmana kita akhirnya harus rela utk melepaskan pekerjaan kita untuk menuju kehidupan sepenuhnya di dunia usaha.

momen saya waktu itu adalah dimana saya mendapatkan project ratusan juta, nilai yang waktu itu tidak pernah terbayangkan sebelumnya dibenak saya. nolnya banyak banget yang membuat dunia kerja saya goyah.

walaupun akhirnya momen ini malah membuat terpuruk, berdarah-darah. kehidupan setelah resign menjadi semakin mengerikan. kalau sebelum resign tenang, sekarang full pikiran gak tenang, gelisah sana sini. project yang ratusan juta tersebut banyak sekali masalahnya disana sini sampai akhirnya selesai dalam waktu setahunan lebih, menderita sekali dalam mendelivernya, banyak memakan korban yang kemudian membuat angka ratusan juta tersebut jadi tidak bernilai sama sekali karena dibagi waktu bulanannya jadi rugi. uang tabungan yang saya miliki sudah terkuras habis, kondisinya stress berat saya waktu itu, bahkan terlintas pikiran konyol bunuh diri, gila lah masalahnya seolah-olah tidak pernah selesai silih berganti yang saya tidak bisa memikirkan lagi musti apa lagi yang harus saya lakukan. temen2 lah yang menguatkan saya, support dan pertolongan mreka besar artinya bagi saya.

belum selesai sampai disitu, selesai pekerjaan dideliver pun, pembayaran turut bermasalah, molor sampai setahun berikutnya, total 2x lebaran dari awal mulai sampai pembayaran diterima sepenuhnya. sampai pemberi kerjaan ke saya malah sempat ngilang dari kantornya, kantornya kosong pindah ke tempat lain diluar jakarta yang kita tidak ada pemberitahuannya sama sekali, yang lagi2 kita juga musti berdarah darah ngejar penagihannya, kita uber pindah kemana kantornya.

suram lah melewati masa-masa tersebut, sudah sampai pada titik dimana saya sudah sampai menyerah pasrah. pagi siang malam terus menerus dalam kegelisahan. gila, kehidupan pasca resign dari yang sebelumnya tenang nyantai menjadi penuh gejolak dan permasalahan yang seolah tiada ada akhir penyelesainnya... kehidupan yang sebelumnya surplus, stabil diposisi atas menjadi menukik tajam, minus, terpuruk berhutang dimana-mana...

alhamdulillah akhirnya project tersebut bisa terselesaikan dengan baik, semua pihak puas dengan pekerjaannya kecuali kita yang babak belur habis-habisan penuh luka, tapi yang penting bisa lega agar saya bisa berganti menuju kehidupan sesudahnya...

momen yang membuat saya resign dari kehidupan amfibi menjadi full dunia usaha ini sangat tidak menyenangkan untuk dijalani. namun saya tidak menyesalinya, saya bersyukur momen yang buruk inilah yang membuat kehidupan saya kemudian menjadi lebih baik setelahnya. pelaut yang handal bukan yang berlayar di air yang tenang, namun yang berlayar di lautan ganas penuh ombak yang terus menghantam. penderitaan demi penderitaan yang harus saya alami dan rasakan menjadikan pembelajaran bagi saya sehingga bisa lebih terlatih dalam terjun didalamnya.

setiap orang butuh momen untuk berpidah kearah yang lebih baik
entah itu momen perpindahan dari lulus kuliah menuju ke dunia kerja
ataupun mungkin juga momen dari dunia kerja untuk memulai menuju ke dunia usaha
dan mungkin juga momen dari kehidupan amfibi menuju ke dunia usaha sepenuhnya...

momen itu, entah penuh derita ataupun menyenangkan dalam masa perpindahannya bertujuan untuk menggerakkan roda kehidupan kita.

momen pertama kali masuk kerja sangat ditunggu-tunggu, banyak yg memulai dengan kebahagiaan dihari pertama kerja

momen pertama kali terjun ke dunia usaha, mulai variatif, ada yg jalannya mulus, senang, bahagia dan ada juga yang terpuruk gagal dalam memulai usahanya. namun kalau usahanya gagal masih ada backupnya, masih ada kepastian yakni masih dapat pemasukan dari gaji bulanannya

momen pertama kali terjun sepenuhnya dunia usaha, semakin tidak jelas kepastiannya, musti banyak-banyak berdoa hehehe. yang pasti adalah bagi yang menyukai hal2 yang sifatnya menantang, maka hal ini semakin memacu adrenalinnya, semakin bersemangat dalam memulainya, semakin menjadikan hidup menjadi lebih hidup... kayak orang bungee jumping, menakutkan namun seru dan tidak sabar utk segera melompat...



siapapun itu, butuh momen, entah apapun bentuknya momen itu..


on 15 Jun 2015 05:16 PM

14 Jun 2015

kali ini yang kedua adalah rumah.

sewaktu saya masih kerja kantoran, waktu itu gaji 5jt, saya berfikir gmana caranya beli rumah sedangkan harganya ratusan juta, katakanlah rumah pinggiran jakarta tipe sederhana aja 250jt-an. kalau nabung maka butuh waktu 5th kalau gajinya ditabung semua, tapi kalau dipake makan ngekos, transport dll maka bisa 10th baru bisa kebeli rumah. dan bisa jadi 10th kemudian ketika kekumpul 250jt, rumah yg seharga 250jt sudah menjadi 400jt.

atau katakanlah dengan gaji ccie maka bisa dapetlah 30jt sbulan di indonesia misalnya, maka gak mungkin juga kl dah ccie seleranya rumah sederhana yang 250jt-an, kemungkinan yang menengahlah diatas 800jt-an, bukan yang mewah eM eM an keatas, maka sama perlu waktu 3th-nan kalau uangnya smua ditabung, kalau dipakai keperluan sehari-hari ya perlu 6th-nan, dimana 6th kdepan bisa jadi dah tembus 1M-an keatas rumahnya, nabung lagi ya gak ketemu lagi...

maka solusi umum yang sering dipakai orang adalah menyerahkan diri dengan suka rela kepada jeratan syetan, yakni riba kredit kpr entah bank konvensional maupun riba bank syariah dalam waktu belasan tahun. banknya senang, ridhlo.... orang yang kpr riba juga senang dan ridhlo hanya saja Allah tidak ridhlo dengan perbuatan tersebut, istilahnya orang pacaran suka sama suka, namun dimurkai Allah.



cuman ya namanya juga manusia, saya jg banyak dosanya hehe....
kesimpulannya kalau saya cuman kerja kantoran, maka tinggal tunggu waktu aja kapan akan menjeratkan diri kepada syetan,

solusi yang pertama adalah dengan hidup mulia sebagai kontraktor, walau sering dicibir bahwasanya sayang uangnya yang buat ngontrak, bisa dipakai buat kredit kpr. dan ini alhamdulillah berhasil saya jalani selama beberapa tahun tanpa bergeming melawan godaan-godaan tawaran-tawaran perumahan2 yang sering buka stand dimana-mana khususnya di mal-mal

solusi yang kedua adalah dengan jalan lain, misalnya menjadi karyawan yang extra ordinary, yang punya prestasi super, karena prestasi biasa aja gak bisa, harus super. sehingga bisa sering dapet extra bonus yang bernilai wah. cuman sayangnya saya cuman karyawan biasa2 saja belum bisa yang seperti itu. maka jalur lain yang saya tempuh waktu itu adalah dengan memulai usaha.
kerja sembari usaha alias amfibi istilahnya...senin-jumat kerja, sabtu-minggu usaha

sampai akhirnya bener-bener resign dan sepenuhnya usaha

dan alhamdulillah kemudian jalan utk bisa membeli rumah menjadi terbuka, akhirnya melalui jalur usaha, bisa punya rumah tanpa perlu kredit kpr riba

kalau saja waktu itu saya mengambil gampangnya saja, langsung ngambil kredit kpr riba, maka bisa jadi saya baru bener2 bisa punya rumah riba yang lunas setelah belasan tahun kedepan.

dan saat menjalankan usaha, alhamdulillah juga ga tertarik sedikitpun untuk minjem uang ke bank. akan konyol lagi kalau kemudian untuk ngembangin usahanya pake acara minjem ke bank, bisa lolos dari mulut buaya masuk ke mulut harimau....

semua tinggal seberapa yakin kita dengan Allah, alhamdulillah berkat kemudahan Allah semata bisa selamat dijauhkan dari rumah riba diatas....

semoga kita semua diberi kemudahan oleh Allah untuk dapat membeli rumah dengan cara yang diridhloi Allah.
on 14 Jun 2015 10:36 PM
#!/bin/bash case "$1" in 'on'|'off') networksetup -setsocksfirewallproxystate Wi-Fi $1 networksetup -setsocksfirewallproxystate Ethernet $1 ;; *) echo "Usage: sudo $0 on|off" exit ;; esac networksetup -getsocksfirewallproxy Wi-Fi networksetup -getsocksfirewallproxy Ethernet
on 14 Jun 2015 06:12 AM

13 Jun 2015

dua alasan utama yang kemudian mengubah hidup saya.....

1. rumah
2. edukasi

saya mulai dari yang kedua dulu, edukasi yakni mendidik anak...



dari sejak saya kecil, ibuk saya punya banyak usaha yang dijalankan silih berganti... jualan kacang rebus, jualan jajanan, jualan nasi, jualan bakso, salon, jualan lele, jualan rambutan, jualan durian dll yang mungkin ada beberapa lain yang saya tidak mengingatnya lagi...

dari kesemua bisnis tersebut tidak ada yang sukses, namun apakah kemudian gagal...
salah pola pikir jikalau tidak sukses maka berarti gagal
padahal gagal adalah langkah2 yang mau tidak mau harus ditempuh baru kemudian bisa sukses

gak mungkin orang belajar gambar langsung bagus, mau gak mau harus merasakan yg namanya gagal nggambar bagus, alias pasti melewati fase nggambar jelek. baru setelah terlatih menggambar, jam terbang belajar banyak, baru deh bisa menggambar bagus..

gak mungkin orang belajar programming langsung bikin aplikasi yang bagus, mau gak mau, suka gak suka harus merasakan yang namanya error, compile gak jalan dll. baru setelah terlatih ngoding, jam terbang ngoding tinggi, baru deh bisa bikin aplikasi yang bagus.

maka gak mungkin mau bisnis tapi maunya yang langsung sukses,
tanpa mau melewati fase gagal, tidak suka mengalami kegagalan berbisnis, takut kl rugi dll
konyol, pemikiran aneh, kbanyakan ngunyah mie instan

nah dengan kegigihan ibuk saya, jatuh bangun dalam menjalankan usaha, saya sebagai anak yang melihat dan terlibat didalamnya, ikut mbantuin ibuk mbungkusin kacang presto atau jajanan dalam plastik kecil2 kemudian dirapatkan/ditutup dgn lilin, kemudian ikut mbantu dateng ke warung2 buat nitip dijual dll secara tidak langsung belajar, action langsung, otodidak, merasakan langsung seperti apa sih jualan itu.....

dan hasilnya saya ketika memulai usaha ya tinggal mulai aja, langsung usaha aja... gak pake itung2 an bisnis plan lah, gak pake itung2 an untung rugi, gak mikir panjang, plenang plening mulu dll

demikian juga ke anak saya, saya gak perlu mikir kmana-mana ketika mulai usaha, mulai saja biar anak saya ngeliat bapaknya usaha, walaupun misalnya nantinya gagal, anak akan ngelihat dan belajar.
misal ibuk saya gagal, saya gagal, ya insya Allah anak saya akan sukses dengan usahanya.....

bulan lalu saya jualan celana sepatu dll yang untungnya paling duaribu tigaribu gak nyampe 10rb, orang2 pada ngatain, jualan kayak gak niat gitu, kalau untung sgitu ngapain jualan, cuman bikin capek aja, saya jualan jg cuman dirumah, hari pertama jualan sepatu dateng duhur, isya udah ludes, berikutnya jualan celana 200 pcs, dateng asar, subuh udah ludes, berikutnya ngambil celana lagi 150 pcs datang asar, sehabis isya udah ludes......

untungnya dbanding penghasilan saya dari yg lain jelas bagai bumi dan langit lah... cuman bukan itu tujuannya, saya ketika melihat anak saya menata barang dagangan, merapikan uang, melayani yang beli dan sampai suatu saat anak saya berkata "pah, besok jualan apa lagi pah" pah besok kita jualan ini ya pah, pah ayuk pah jualan dst nya ini kebahagiaan tersendiri bagi seorang bapak spt saya...

rosulullah juga waktu kecil sudah diajarkan berdagang bersama pamannya sampai ke negeri syam...

saya tidak tau akan menjadi apakah nantinya anak saya, kalau cita2 nya sih pengin jadi guru seperti bapaknya dan ibunya dan embahnya hehehe tapi kemudian karena temen2 sekolahnya cita2nya pada pengin jadi dokter, kemudian dia bilang ke saya pah aku cita2 nya mau jadi guru sama dokter ya pah karena temen2 pada mau jadi dokter hehe... ya semoga nanti kalau jadi guru bisa seperti embahnya alias ibuk saya, yang dari sekian banyak usaha yg gagal dijalankan akhirnya yang berhasil adalah di bisnis properti, punya banyak ruko2 yang disewakan, yang gak perlu diapa2 in aja penghasilannya udah jauh melebihi gajinya sebagai seorang guru, dan juga seperti bapaknya yang juga seorang guru hehe...


on 13 Jun 2015 11:31 PM

12 Jun 2015

@gangsarkopi akan menyelenggarakan #kelassharing 2 hari berturut-turut. Diawali dengan hari ini, 12 Juni 2015 pukul 18.30. Topik hari ini adalah Remote Sysadmin yang akan memberikan gambaran tentang peluang, kesiapan keahlian dan tantangan menjadi freelance sysadmin.

Sedangkan topik untuk besok, 13 Juni 2015 pukul 15.00 tentang SDN (Software-defined Networking) yang akan memberikan gambaran dasar SDN, protokol dan alat bantu. Acara ini tidak dipungut biaya, silakan mendaftar disini.


on 12 Jun 2015 03:02 AM

06 Jun 2015

Saya akan membahas posting Om JP tentang integrasi Nginx, Uwsgi dan PHP dengan cara puppet. Sebelumnya mohon dengan sangat membaca dulu blog di Om JP.

Kemudian silakan install puppet yang sudah saya jabarkan di blog ini, kemudian install module nginx dengan cara

root@server: ~# puppet module install jfryman-nginx

Dengan asumsi hanya menggunakan satu server (tidak menggunakan node definition ataupun class dan module) maka silakan sunting berkas /etc/puppet/manifests/site.pp. Dan isikan seperti berikut:

package { [
    'uwsgi',
    'uwsgi-plugin-php',
    ]:
    ensure => installed,
    }

service { 'uwsgi':
    ensure => running,
    enable => true,
}
file { '/etc/uwsgi/apps-enabled/':
    ensure => present,
    owner => 'root',
    source => 'puppet:///uwsgi/',
    recurse => true,
    require => Package['uwsgi-plugin-php'],
    notify => Service['uwsgi'],
    }
nginx::resource::vhost { "$::fqdn":
  ensure => 'present',
  www_root => '/srv/www',
  autoindex => 'on',
  try_files => [ '$uri', '$uri/', '/index.php?args' ],
 }

nginx::resource::location { 'location1_fqdn':
 ensure => present,
 vhost => "$::fqdn",
 location => '~.php$',
 www_root => '/srv/www/',
 location_cfg_append => {
    include => 'uwsgi_params',
    uwsgi_modifier1 => '14',
    uwsgi_pass => 'unix:/tmp/uwsgi_webphp.sock',
 },
}

include nginx

Selanjutnya silakan buat foler di /etc/puppet/files/ dan buat berkas init.ini di dalamnya yang berisikan seperti dibawah:

[uwsgi]
socket=/tmp/uwsgi_webphp.sock
pidfile2=/tmp/uwsgi_webphp.pid
daemonize=/var/log/uwsgi/webphp.log
plugins=php

chdir=/var/www
cheaper=4
close-on-exec=1
harakiri=360
max-requests=128
processes=8
master=1
uid=www-data
gid=www-data
chmod=666
log-5xx=1
vacuum=1
post-buffering=8192M

Simpan dan jalankan puppet agent

sudo puppet agent --test

dan silakan akses http://localhost/index.php maka hasilnya kurang lebih sama dengan punya Om JP.

on 06 Jun 2015 03:01 PM

05 Jun 2015

Solusi PHP-FPM sudah tak mencukupi lagi untuk saya. Sering kali saya mendapati sistem-sistem dengan pengunjung banyak tidak bereaksi. Padahal, semua layanan menyala.

Dari kasak-kusuk di Internet yang saya dapati bahwa ternyata PHP-FPM harus sering-sering dijalankan ulang. Bahkan, ada yang memasang CRON untuk menjalankan ulang PHP-FPM setiap 15 menit sekali. Saya pun terenyuh.

Untungnya, ada sebuah solusi, yakni uWSGI. Awalnya, ia hanya untuk menjalankan layanan web berbasis Python. Namun, sekarang ia berkembang untuk menjalankan hampir apa saja. Enaknya dia, setiap proses dijalankan sebagai pengguna biasa (non-root).

Cara Pasang

Cara pasang seperti biasa:

sudo apt-get install nginx uwsgi uwsgi-plugin-php

Seperti biasa.

Konfigurasi

NGINX

Cara konfigurasi sama seperti PHP-FPM, tetapi sedikit berbeda. Berikut sekilas contoh konfigurasi salah satu virtual host (/etc/nginx/sites-available/xxx)

server {
  ...

  location / {
    index   index.php;
    try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
  }

  ...

  location ~ .php$ {
     include uwsgi_params;
     uwsgi_modifier1 14; 
     uwsgi_pass unix:/tmp/uwsgi_webphp.sock;
  }
}

Perhatikan bahwa tidak ada yang berubah dari baris lain. Hanya blok pengolah PHP yang diubah dari FastCGI untuk PHP-FPM menjadi UWSGI. Aplikasi nginx memiliki antarmuka alami dengan uWSGI.

Seperti biasa, aktifkan virtual host dengan:

sudo ln -s /etc/nginx/sites-{available,enabled}/xxx
sudo service nginx restart

Selanjutnya uWSGI.

uWSGI

Pada Debian Jessie, virtual host uWSGI terletak pada /etc/uwsgi/apps-available/xxx.ini

Perhatikan kalau uWSGI mengharapkan ekstensi .ini pada setiap berkas konfigurasi virtual host yang valid.

Mari buat berkas /etc/uwsgi/apps-available/webphp.ini (Iya, saya kurang kreatif, silakan ganti nama berkas dengan apa saja)

[uwsgi]
socket=/tmp/uwsgi_webphp.sock
pidfile2=/tmp/uwsgi_webphp.pid
daemonize=/var/log/uwsgi/webphp.log
plugins=php

chdir=/var/www
cheaper=4
close-on-exec=1
harakiri=360
max-requests=128
processes=8
master=1
uid=www-data
gid=www-data
chmod=666
log-5xx=1
vacuum=1
post-buffering=8192

Perhatikanlah yang berbeda ada pada baris 3! Gunakan pidfile2, jangan pidfile saja! Opsi pidfile2 yang membuat adalah pengguna tersebut, bukan root. Bila menggunakan pidfile, layanan uwsgi akan gagal dikendalikan oleh Debian.

Aktifkan konfigurasi ala Debian:

sudo ln -s /etc/uwsgi/apps-{available,enabled}/webphp.ini
sudo service uwsgi restart

Selesai.

on 05 Jun 2015 09:16 AM

04 Jun 2015

User group dengan puppet

Mahyuddin Susanto

Sepertin yang telah saya singgung pada tulisan sebelumnya tentang menghapus user di 100 node server, dengan puppet menghapus user di 100 node menjadi sangat mudah. Anda tidak perlu login ke semua node server, yang anda kerjakan hanya menuliskan beberapa baris code di puppet.

Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang manajemen user dengan puppet.

Membuang user yang ada.

Untuk menambahkan user atau sekedar memastikan properti dari user, puppet sangat mendukung. Contohnya dalam code berikut user ani akan dibuang di semua server:

user { 'ani':
    ensure => absent,
    home => '/home/ani',
    managehome => true,
 }

Penjelasan:
User ani dipastikan absen karena terdapat ‘ensure=>absent’, managehome dibutuhkan untuk memastikan bahwa $HOME direktori ani juga dibuang.

Membuat User

Untuk menambahkan user cukup ubah absent menjadi present, contohnya untuk user budi

 user { 'budi':
    ensure => present,
    home => '/home/budi',
    managehome => true,
        shell => '/bin/bash',
 }

Dari code diatas, ada tambahan shell, yaitu mendefinisikan shell yang akan digunakan oleh pengguna. Jika anda tidak mengatur shell, maka akan dibuatakan shell /bin/sh

Password

Untuk melakukan penentuan password pada user, dapat menggunakan kolom password, seperti pada kode dibawah.

user { 'cika' :
 ensure => present,
 shell => '/bin/bash',
 managehome => yes,
 comment => 'Cika Juga',
 password => '$1$RQVI1gQL$V8DCkOeyBo.49dCE4DyCE0'
}

Untuk password user cika, saya menggunakan password ‘cikajuga‘, password tersebut dalam format hash. Untuk meghasilkan password dalam format hash dapat gi buat dengan perintah sebegai berikut:

root@master:~# openssl passwd -1
Password:
Verifying - Password:
$1$RQVI1gQL$V8DCkOeyBo.49dCE4DyCE0

SSH keys

Dalam puppet kita juga dapat mengatur kunci ssh yang digunakan, contoh penggunaan ssh key dapat dilihat dalam kode dibawah:

   ssh_authorized_key { 'dita_jumbox_ecdsa':
        user => 'dita',
        type => 'ecdsa-sha2-nistp256',
        key  => 'AAAAE2VjZHNhLXNoYTItbmlzdHAyNTYAAAAIbmlzdHAyNTYAAABBBIsT232WPROxL+Sid0lIr96uOk0rl/Rp6YVrQZNkwBLIa9OJXAk55QDoyFePvRc0xxevKCbcZbmVG2kpm6zsSgM='
    }

hasilnya, dalam home direktori dita akan terdapat berkas ssh authorized_keys (~dita/.ssh/authorized_keys). Nah bagaimana caranya agar hanya kunci ssh yang terdaftar di puppet saja yang boleh tercantum di ~dita/.ssh/authorized_keys ? untuk itu, kita harus menambahkan isian ‘purge_ssh_keys => true,

on 04 Jun 2015 05:06 PM

Firefox Terasa Lambat

Dedy Hariyadi

Tiba-tiba Firefox terasa lambat saat pengetikan alamat pada kolom alamat internet. Dugaan saya langsung pada malware atau pengaya yang terinstall. Namun kejadian ini tidak saya rasakan di Firefox yang berjalan di Linux Mint.

Berjam-jam melakukan pembersihan pengaya dan malware dan tentunya reboot komputer tidak membuahkan hasil. Makin bingung saja.... Akhirnya saya menemukan cara supaya Firefox tidak terasa lambat. Masuk ke Prefrences | Advanced | Tab General | Non-aktifkan Use hardware acceleration when available kemudian tutup dan buka kembali Firefox. Cara ini saya lakukan di Linux Mint, silakan bisa dicoba pada sistem operasi lain dengan sedikit penyesuaian tapi prinsip dasarnya sama yaitu mematikan fitur Use hardware acceleration when available.

on 04 Jun 2015 02:23 AM

30 May 2015

Install puppet di Debian

Mahyuddin Susanto

Intro

Puppet adalah software untuk mengatur infrastuktur yang membantu administrator untuk membuat otomatisasi pada semua node server, membuat template, menghindari perintah berulang-ulang. Pada kehidupan nyata, system administrator harus memastikan bahwasanya semua servernya memilik aplikasi terbaru dari repository. Jika system administrator (sysadmin) hanya memanage kurang dari lima server, maka akan mudah bagi sysadmin untuk login ke setiap node dan menjalankan perintah yang dapat memastikan servernya up to date. Bayangkan apabila sysadmin memegang 100 server! tentunya akan menyita waktu bagi sysadmin untuk melakukan login ke semua node.

Contoh lain, puppet dapat melakukan manajemen user, sebuah perusahaan mempunyai dua orang sysadmin yaitu Amin dan Budi. Amin salah satu dari sysadmin tersebut akan mengundurkan diri (resign), umumnya setiap sysadmin memiliki user sendiri-sendiri pada setiap node server. Apabila perusahaan tersebut mempunyai seratus node, Budi harus memastikan bahwasanya login untuk Amin sudah dihapus setelah Amin dinyatakan resmi tidak bekerja pada perusahaan. Nah bagaimana teknisnya? apakah Budi akan melakukan login ke semua server dan membuang user admin? bisa sih, tapi mau kah Budi login ke seratus server? Cara yang gampang bisa menggunakan software manajemen tool semacam puppet.

Persiapan

Pada tulisan kali ini, saya menggunakan Debian Jessie di Virtualbox, saya asumsikan bahwasanya Debian telah terpasang di Virtualbox. Domain yang akan saya pakai adalah puppet.id
Note: Untuk mengakali proses dns resolving, kita dapat mengakali nya di berkas /etc/hosts. Berikut adalah isi dari /etc/hosts pada master:

127.0.0.1       localhost
127.0.1.1       puppet master puppet.puppet.id master.puppet.id

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1     localhost ip6-localhost ip6-loopback
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters

Membuat puppet master

Tahap pertama adalah membuat puppet master, beberapa alternatif untuk membuat puppet master, bisa menggunakan passangger atau dari binary puppet master. Saya akan menggunakan puppet master untuk kali ini. Untuk hostname pada puppet master saya menggunakan nama master.puppet.id

Silakan login ke server master untuk memulai pemasangan. Pada tahap ini kita akan melakukan refresh database paket dan pemasangan ntp.

root@master:~# apt-get update && apt-get dist-upgrade -y && apt-get install ntp -y

Langkah selanjutnya adalah mengunduh binary untuk repository puppet dan pemasangan puppetmaster.

root@master:~# cd /tmp/
root@master:/tmp# wget http://apt.puppetlabs.com/puppetlabs-release-jessie.deb
root@master:/tmp# dpkg -i puppetlabs-release-jessie.deb
(Reading database ... 30917 files and directories currently installed.)
Preparing to unpack puppetlabs-release-jessie.deb ...
Unpacking puppetlabs-release (1.0-11) over (1.0-11) ...
Setting up puppetlabs-release (1.0-11) ...
root@master:/tmp# apt-get update && apt-get install puppetmaster -y

Matikan service puppet master terlebih dahulu:

root@master:~# service puppetmaster stop
 * Stopping puppet master                                                [ OK ]

Langkah selanjutnya adalah mengatur pengaturan dari puppet yang terletak di /etc/puppet/puppet.conf, silakan buka berkas tersebut dan edit seperti pada tampilan dibawah:

[main]
logdir=/var/log/puppet
vardir=/var/lib/puppet
ssldir=/var/lib/puppet/ssl
rundir=/var/run/puppet
factpath=$vardir/lib/facter
#prerun_command=/etc/puppet/etckeeper-commit-pre
#postrun_command=/etc/puppet/etckeeper-commit-post
certname = puppet.puppet.id
dns_alt_names = master.puppet.id,puppet
[master]
# These are needed when the puppetmaster is run by passenger
# and can safely be removed if webrick is used.
ssl_client_header = SSL_CLIENT_S_DN
ssl_client_verify_header = SSL_CLIENT_VERIFY

Membuat sertifikat

Setelah kita mengatur puppet, langkah selanjutnya adalah membuat sertifikat SSL untuk puppet, puppet dalam proses nya akan menggunakan sertifikat dalam berkomunikasi dua arah dari master ke client. Untuk membuat sertifikat SSL dapat menggunakan perintah berikut,:

root@master:/tmp# rm /var/lib/puppet/ssl/* -rf
root@master:/tmp# puppet master --verbose --no-daemonize

Dari perintah tersebut puppet akan membuat SSL, dan tekan tomcol CTRL + C untuk menghentikan proses.

Info: Creating a new SSL key for ca
Info: Creating a new SSL certificate request for ca
Info: Certificate Request fingerprint (SHA256): E2:B6:CB:85:41:BE:57:66:9F:4C:0B:E7:72:BD:B3:7E:7B:DB:9D:BD:84:B1:19:7F:CD:85:C1:58:18:67:BB:AE
Notice: Signed certificate request for ca
Info: Creating a new certificate revocation list
Info: Creating a new SSL key for puppet.puppet.id
Info: csr_attributes file loading from /etc/puppet/csr_attributes.yaml
Info: Creating a new SSL certificate request for puppet.puppet.id
Info: Certificate Request fingerprint (SHA256): EC:8C:D3:62:48:CD:FD:20:4F:48:D0:E0:3C:38:66:4B:BA:0C:D6:23:28:10:33:68:E1:9B:5B:55:E0:0D:66:2B
Notice: puppet.puppet.id has a waiting certificate request
Notice: Signed certificate request for puppet.puppet.id
Notice: Removing file Puppet::SSL::CertificateRequest puppet.puppet.id at '/var/lib/puppet/ssl/ca/requests/puppet.puppet.id.pem'
Notice: Removing file Puppet::SSL::CertificateRequest puppet.puppet.id at '/var/lib/puppet/ssl/certificate_requests/puppet.puppet.id.pem'
Notice: Starting Puppet master version 3.7.2
^CNotice: Caught INT; calling stop

Jika tampilan shell menunjukkan tampilan seperti diatas berarti sertifikat SSL sudah dibuat, silakan pastikan dengan menggunakan perintah dibawah.

root@master:/tmp# puppet cert list -all
+ "puppet.puppet.id" (SHA256) 36:68:90:27:2D:9B:17:5B:E1:57:E7:C4:9A:85:9C:1B:0D:40:DE:06:88:FC:68:96:60:F5:C9:00:2E:42:82:55 (alt names: "DNS:master.puppet.id", "DNS:puppet", "DNS:puppet.puppet.id")

Kemudian start daemon puppet dengan mengetikkan

root@master:~# service puppetmaster start
 * Starting puppet master                                                [ OK ]
root@master:~#

Memasang puppet agent

Kita akan memasang puppet agent di node master dan di client. Untuk node master, kita dapat langsung ke tahap pemasangan puppet-agent.

root@client1:/tmp# wget http://apt.puppetlabs.com/puppetlabs-release-jessie.deb
root@client1:/tmp# dpkg -i puppetlabs-release-jessie.deb
root@client1:/tmp# apt-get update && apt-get install puppet -y

Langkah selanjutnya adalah mengatur puppet agent agar terkoneksi ke puppet master. Silakan ubah berkas pada /etc/puppet/puppet.conf seperti pada tampilan dibawah.

[main]
logdir=/var/log/puppet
vardir=/var/lib/puppet
ssldir=/var/lib/puppet/ssl
rundir=/var/run/puppet
factpath=$vardir/lib/facter
certname=client1.puppet.id

[master]
# These are needed when the puppetmaster is run by passenger
# and can safely be removed if webrick is used.
ssl_client_header = SSL_CLIENT_S_DN
ssl_client_verify_header = SSL_CLIENT_VERIFY

[agent]
server = master.puppet.id

Note:
Apabila anda memiliki masalah dalam koneksi ke master, misalnya masalah dns maka untuk mengakalinya alah menambahkan IP master ke /etc/hosts. Dengan ip master adalah 192.168.2.1 maka isian dari /etc/hosts adalah sebagi berikut:

127.0.0.1       localhost client1
192.168.2.1  puppet master puppet.puppet.id master.puppet.id

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1     localhost ip6-localhost ip6-loopback
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters

Langkah selanjutnya adalah membuat sertitikat pada client1 dan mendaftarkan sertifikat tersebut ke master. Untuk itu silakan ketik perintah seperti dibawah:

root@client1:~# puppet agent --test
Info: Creating a new SSL key for client1.puppet.id
Info: Caching certificate for ca
Info: csr_attributes file loading from /etc/puppet/csr_attributes.yaml
Info: Creating a new SSL certificate request for client1.puppet.id
Info: Certificate Request fingerprint (SHA256): 96:C2:9E:DF:AF:C5:CB:E6:73:D3:DC:CC:32:21:66:14:6C:42:EC:D5:EB:52:DD:E5:BC:1B:F7:FD:53:6F:F9:A0
Info: Caching certificate for ca
Exiting; no certificate found and waitforcert is disabled

Selanjutnya, pada sisi node master kita harus melakukan tanda tangan ke sertifikat client1, sebelumnya cek apakah ssl adalah benar yang dimaksud dengan perintah sebagai berikut:

root@master:~# puppet cert list
  "client1.puppet.id" (SHA256) 96:C2:9E:DF:AF:C5:CB:E6:73:D3:DC:CC:32:21:66:14:6C:42:EC:D5:EB:52:DD:E5:BC:1B:F7:FD:53:6F:F9:A0

Terlihat bahwa fingerprint dari ssl client1 adalah sama, maka langkah selanjutnya adalah melakukan tanda tangan dengan perintah sebagai berikut:

root@master:~# puppet cert sign client1.puppet.id
Notice: Signed certificate request for client1.puppet.id
Notice: Removing file Puppet::SSL::CertificateRequest client1.puppet.id at '/var/lib/puppet/ssl/ca/requests/client1.puppet.id.pem'

Cek kembali pada master, bahwa sertifikat tersebut sudah tertandatangani dengan tanda + di depah client1.puppet.id

+ "client1.puppet.id" (SHA256) 1D:22:8F:AF:74:4A:4A:45:AC:64:58:D3:65:15:00:32:E1:71:28:9C:41:C1:2C:33:06:34:F7:93:8F:14:BC:D3
+ "puppet.puppet.id"  (SHA256) 36:68:90:27:2D:9B:17:5B:E1:57:E7:C4:9A:85:9C:1B:0D:40:DE:06:88:FC:68:96:60:F5:C9:00:2E:42:82:55 (alt names: "DNS:master.puppet.id", "DNS:puppet", "DNS:puppet.puppet.id")

Kembali ke client1, silakan eksekusi puppet kembali untuk menerima sertifikat yang sudah di tanda tangani dengan perintah sebagai berikut:

root@client1:~# puppet agent --test
Info: Caching certificate for client1.puppet.id
Info: Caching certificate_revocation_list for ca
Info: Caching certificate for client1.puppet.id
Info: Retrieving pluginfacts
Info: Retrieving plugin
Info: Caching catalog for client1.puppet.id
Info: Applying configuration version '1432997774'
Info: Creating state file /var/lib/puppet/state/state.yaml
Notice: Finished catalog run in 0.02 seconds

Kemudian start daemon puppet agent

root@master:~# service puppet restart
 * Restarting puppet agent                                               [ OK ]
root@master:~#

Note: Apabila terdapat warning pada console tentang ‘puppet not configured to start’, silakan sunting berkas /etc/default/puppet dan ubah START=no menjadi START=yes
Selamat client dan master sudah terkoneksi! Untuk pemasangan puppet agent pada master dapat mengikuti proses diatas.

Testing puppet

Langkah selanjutnya adalah membuat berkas pada semua node untuk memastikan bahwasanya puppet terpasang dengan baik. Kita akan membuat berkas di /home/HELLO dengan konten yang akan kita tentukan, untuk itu silakan buka berkas /etc/puppet/manifests/site.pp kemudian silakan tambahkan isian sebagai berikut:

file { '/home/HELLO':
        ensure => present,
        content => 'Hello this is test file',
}

Kemudian test dari client dan server dengan perintah sebagai berikut:

Info: Retrieving pluginfacts
Info: Retrieving plugin
Info: Caching catalog for client1.puppet.id
Info: Applying configuration version '1432998118'
Notice: /Stage[main]/Main/File[/home/HELLO]/ensure: created
Notice: Finished catalog run in 0.05 seconds

Dan pastikan bahwasanya isian dari berkas /home/HELLO adalah ‘Hello this is test file’

root@client1:~# cat /home/HELLO
Hello this is test file

Penutup

Mudah bukan? pada tulisan selanjutnya akan kita bahas puppet lebih lanjut

on 30 May 2015 03:08 PM

28 May 2015

Melalui seminar nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Ahmad Dahlan saya akan membawakan materi yang merupakan aksi atau langkah dari diskusi Open Source untuk Indonesia yang diselenggarakan Ilmu Komputer UGM. Saat ini "pergerakan" Open Source saat ini sudah bergeser. Saya akan membawakan materi tentang Forensik Seluler yang berbasis Open Source.

Acara yang bertajuk  Seminar Nasional Information Technology ”Security vs Forensic  akan diselenggarakan pada tanggal 2 Juni 2015 di Auditorium Kampus 3 UAD, Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H., Janturan, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta mulai pukul 07.30. Selain saya ada Abrao Ximenes dari Timor Leste yang merupakan penggiat dan pengamat keamanan informasi akan menyampaikan materi tentang keamanan jaringan nirkabel sedangkan Dr. Imam Riadi yang merupakan dosen UAD akan memberikan tanggapan materi yang telah disampaikan. Saya "pikir-pikir" lagi serasa akan "maju" ujian pendadaran karena kolaborasi dengan Dr. Imam Riadi yang kebetulan mengajar forensik di UII tempat saya belajar.

Biaya untuk mengikuti seminar ini Rp. 50.000 dan jika ingin mengikuti mini workshop menambah Rp. 20.000. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui http://w.blankon.in/Qta. Informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi Leli 0857 896 93 759, Ulfa 0856 298 2693 atau Aim 0878 39480 800.


Sumber: http://harianti.com/seminar-nasional-it-security-vs-forensic-di-uad-2-juni-2015-sefosi2015/
on 28 May 2015 10:37 AM

27 May 2015

Tulisan ini merupakan tanggapan saya dari artikel menarik dari Lae Silaban mengenai adanya penyedia video lokal. Saya tulis di blog ini soalnya di sana tak bisa isi komentar. Inti tulisan itu adalah tantang berat penyedia konten lokal menghadapi YouTube.

Fokus, Diversifikasi, dan Terbaik

Saya setuju dengan pendapat Lae kita itu. Dari tampilan konten yang diberikan oleh Vidio.com maupun MeTube, terlihat bahwa kedua situs tersebut hanya merupakan klon dari YouTube. Tentu saja bakal kalah dengan YouTube yang jauh lebih kuat infrastruktur dan SDM-nya.

Sebagai pasar niche, seharusnya penyedia video lokal menerapkan model mittelstand: fokus, diversifikasi, dan terbaik. Fokus, tidak berusaha menjangkau semua kebutuhan, tetapi bersedia konsentrasi penuh kepada kebutuhan lokal. Diversifikasi, menyediakan layanan yang tidak ada di YouTube. Terbaik, layanan yang terdiversifikasi ini akan selalu yang terbaik.

Sebagai layanan video, penyedia video lokal dapat fokus kepada komunitas-komunitas lokal. Ia tidak perlu menyediakan layanan umum seperti YouTube. Fokus ini misalnya dapat diwujudkan dengan menyediakan saluran, situs, dan forum yang terintegrasi. Oh, dan tentu saja terminologi yang ramah Bahasa Indonesia.

Fokus saja tidak cukup, ia harus berani menggebrak. Misalnya, Nico-Nico Douga menciptakan antarmuka dan program yang membuat penyedia konten menjadi bintang. Bintang-bintang baru seperti Kero, ClariS, dan lainnya bermunculan setelah konten-konten mereka menjadi populer.

Terbaik adalah satu yang menjadi inti mengapa produk Jerman selalu mahal tetapi laku. Kelakuan produk Indonesia biasanya menurun seiring perkembangan dan sudah berbasis pengambilan keuntungan. Itu sebabnya, jarang ada loyalis kepada suatu produk lokal kecuali karena rasa kebangsaan.

Kendati Nico-Nico Douga tampilannya seperti dari era Geocities, penggunanya sudah familiar. Sedikit demi sedikit, mereka memoles situs sambil mendapatkan masukan dari komunitas. Mereka pelan-pelan menyediakan komunitas yang vibran.

Ya, sudah pastilah, yah, penyedia konten video sekarang pasti berbentuk media sosial. Tidak mungkin hanya penyedia konten biasa saja. Sayangnya, Google masih seperti pulau-pulau yang tak terintegrasi. Itu makanya, Google Plus jarang dipakai kecuali oleh para pakar SEO yang suka menambah-nambahi saya di Google+! [Baiklah, saya berhenti di sini sebelum ada curcol]

Ya, itu, intinya, seperti Nico-Nico Douga, jika memang serius, penyedia video lokal dapat membangun komunitas yang organik.

Sarana Berbagi

Kendati pada awalnya layanan situs-situs berbeda, ujung-ujungnya semua situs yang berbeda itu menjadi produk yang serupa. Ya, Facebook, Instagram, Pinterest, dan lain sebagainya. Semua mengarah kepada social platform.

Social Platform adalah istilah saya untuk produk-produk web yang bertindak sebagai mediator untuk setiap entitas di atasnya dapat berinteraksi. Berbeda dengan layanan web biasa (web service), ada unsur penyediaan identitas di dalamnya sehingga setiap interaksi, layanan, dan entititas memiliki keterhubungan.

Intinya, dia menyediakan layanan berbagi. Seperti yang Lae Silaban bilang, layanan itu dapat berupa API, Embed, dan lain sebagainya.

Kalau Facebook memiliki OpenGraph, yang lainnya memilih untuk menggunakan protokol Open Social.

Di Jepang, menurut artikel di IEEE yang sayangnya sebagian besar Anda tak punya akses, Open Social digunakan oleh media-media sosial lokal untuk berhubungan dengan aplikasi pihak ketiga. Evolusi mobile game di sana berkembang dengan menyediakan integritas media sosial dan penyediaan konten berdasarkan waktu (event-based game content).

Ya, intinya, ganti mobile game dengan enterprise platform atau situs blog. Integrasi yang apik menggunakan standar terbuka, maka penyedia konten video dapat membuka peluang masuk ke pasar penyedia konten bagi korporat atau blogger biasa.

Legal

Saya rasa Youtube tidak mungkin rugi. Mana mungkin Ellen mengambil begitu saja video dari YouTube tanpa ada kerja sama hitam di atas putih dengan Google. Kerja sama afiliasi dengan Google pasti tidak akan gratis begitu saja. Lembaga-lembaga non-profit yang memiliki dana pun tertarik untuk menggunakan Google dalam mendokumentasikan karya mereka.

Ya, kalau saya boleh langsung tarik, saya rasa Pemda-Pemda akan tertarik menaruh konten kerja sama mereka ke dalam penyedia lokal. Asalkan ada program yang jelas, mereka pasti tertarik dalam mendokumentasikan wisata atau pun hal lain dari daerah mereka. Setidaknya penyedia konten lokal dikasih uang rokok, dong.

Dalam pengaturan perjanjian ini, termasuk dengan penyedia konten pribadi, aspek legal yang paling penting. Setidaknya, penyedia konten lokal harus siap dengan tiga hal: sangkalan, perjanjian akhir, dan kebijakan privasi.

Selain itu, penyedia konten lokal harus menyediakan antarmuka pelaporan. Antarmuka pelaporan ini berjalan dua sisi. Satu dari sisi pihak luar yang merasa kontennya dipakai orang. Satu lagi pihak pengguna yang merasa dizolimi dengan tuduhan. Sebagai penyedia lokal, seharusnya aspek hukum lokal lebih dipenuhi dan unggul dibandingkan dengan YouTube.

Tentunya, tantangan terbesar adalah batas izin penyedia konten. Ini masih abu-abu dan tidak jelas. Hampir tidak mungkin penyedia konten amatir menyediakan konten lokal tanpa melanggar hak cipta. Sejauh mana negara (pemerintah dan pihak-pihak terkait) mau bermain?

Kalau Amerika Serikat, mereka menggunakan Amandemen Pertama UUD mereka untuk melindungi pengguna-pengguna amatir ini. Beberapa negara produsen konten menggunakan tindakan pasif. Artinya, kalau sang pemilik konten tidak menuntut, pihak berwenang akan membiarkan konten yang melanggar hak cipta tersebut.

Misalnya, seorang Ibu takkan ditangkap karena memosting video anaknya ulang tahun. Selama Disney Indonesia tidak menuntut Ibu itu karena menyanyikan lagu “Happy Birthday to You”, pihak kepolisian tidak akan secara aktif menangkap Ibu itu. Pihak penyedia konten video pun membiarkan saja.

Ada manajemen artis yang enggan saya sebut namanya yang secara aktif mendeaktivasi konten-konten milik artis manajemennya di YouTube dan penyedia konten lainnya. Ada juga artis yang secara terang-terangan mendukung penyebaran konten yang dihasilkannya. Pasti akan ada friksi dari dua pandangan tersebut.

Penyedia konten lokal dapat menjadi mediator atau secara aktif mempromosikan pandangan yang jelas kepada semua pihak. Ia tentu bisa jadi yang terdepan karena proses bisnis yang dihasilkan sesuai dengan arahan bangsa ini.

Contohnya, Vevo mendekati pemusik/manajemen artis untuk menggunakan jasa dia. Sehingga, video resmi yang dikelola di YouTube di bawah kendali Vevo. Vevo pun punya kekuatan khusus sehingga Google menerapkan enkripsi khusus bagi video Vevo.

Akhir Cerita (TL;DR)

Kalau penyedia video lokal bersedia menyediakan social platform dengan kearifan lokal, kemungkinan mereka bisa lebih hebat dan bertahan. Nico-nico Douga contohnya.

on 27 May 2015 03:17 AM

22 May 2015

Mereka menginvasi tempat kerja dan tempat belajar. Mereka pikir bisa memaksa kita untuk meninggalkan FOSS atau GNU/Linux? Mereka salah! Kita tetap bisa bebas walaupun terpaksa menggunakan layanan tertutup. GNU/Linux tetap bisa dipakai!

Ada 2 cara untuk bertahan menggunakan GNU/Linux:

  1. Gunakan API yang disediakan oleh OneDrive dengan aplikasi onedrive-d.
  2. Gunakan WebDav dengan davfs2.

Saya akan membahas kedua cara tersebut. Kali ini saya akan membahas yang pertama saja.

Cara 1: Menggunakan onedrive-d

Aplikasi onedrive-d menggunakan pustaka inotify yang dimiliki kernel Linux untuk mengawasi sebuah direktori. Ketika ada berkas yang berubah pada direktori tersebut, ia akan menjalankan proses sinkronisasi dengan menggunakan API OneDrive.

OneDrive menggunakan OAuth2 sebagai proses autorisasi. Untuk dapat mengakses API OneDrive, aplikasi onedrive-d sebelumnya harus diberi izin terlebih dahulu. Itu sebabnya, dibutuhkan peramban untuk mengakses laman autentikasi Microsoft. Jadi, walau pun proses pemasangan berjalan menggunakan terminal, tetap saja proses ini dijalankan pada lingkungan grafis.

Memasang onedrive-d

Sebelum memulai, pasang manajer paket untuk Python3. Pada Ubuntu ini biasanya belum terpasang:

sudo apt-get install python3-pip

Unduh dengan menggunakan GIT aplikasi onedrive-d

git clone https://github.com/xybu/onedrive-d.git

Setelah mengunduh kode sumber onedrive-d, lakukan pemasangan seperti yang dijelaskan di halaman GitHub onedrive-d.

cd onedrive-d
./install.sh

Skrip pemasangan akan memasang paket-paket yang diperlukan. Sampai ini pemasangan sudah selesai.

Kenapa? Kegampangan? 😛

Persiapan Mengonfigurasi onedrive-d

Sejujurnya, Anda cukup ikuti cara yang ada di halaman GitHub onedrive-d. Tetapi, saya mau memasang dengan asumpsi aplikasi ini akan digunakan pada lingkungan banyak pengguna. Apalagi, cara pemasangan yang terlalu gampang sepertinya membuat bobot tutorial ini serasa kurang geek.

Buat satu pengguna yang akan jadi pengguna onedrive-d.

sudo adduser --system --group --no-create-home --disabled-login onedrive

Buat direktori konfigurasi per pengguna

mkdir ~/.onedrive

Buat berkas log dan jadikan itu milik onedrive.

sudo touch /var/log/onedrive_d.log
sudo chmod 0660 /var/log/onedrive_d.log
sudo chown onedrive:onedrive /var/log/onedrive_d.log

Untuk setiap pengguna yang hendak menggunakan onedrive-d,  tambahkan ke grup onedrive. Misalnya:

adduser user onedrive

Selanjutnya adalah konfigurasi OneDrive.

Mengonfigurasi onedrive-d

Pada saat penulisan, perkakas GUI onedrive-d tidak dapat dijalankan di Ubuntu. Maka, kita perlu menjalankan konfigurasi di terminal. Seperti yang saya bilang sebelum ini, sebaiknya terminal dijalankan pada lingkungan grafis agar mudah menjalankan peramban.

Jalankan wisaya konfigurasi:

onedrive-pref --ui=cli
Loading configuration ... OK
[2015-05-22 19:29:26,545] DEBUG: thread_mgr: started.
Setting up onedrive-d...

Selanjutnya proses pada wisaya konfigurasi ini akan saya jabarkan satu persatu.

Otorisasi OAuth2

Langkah pertama, wisaya akan meminta Anda untuk menyalin sebuah URL dan menjalankannya pada peramban.

(STEP 1/4) Do you want to authorize sign in with your OneDrive account? [Y/n] 

You will need to visit the OneDrive sign-in page in a browser, 
log in and authorize onedrive-d, and then copy and paste the 
callback URL, which should start with 
"https://login.live.com/oauth20_desktop.srf".

The callback URL is the URL where the sign-in page finally goes blank.

Please visit the sign-in URL in your browser:

https://login.live.com/oauth20_authorize.srf?scope=wl.skydrive+wl.skydrive_update+wl.offline_access&response_type=code&locale=en&client_id=000000004010C916&display=touch&redirect_uri=https%3A%2F%2Flogin.live.com%2Foauth20_desktop.srf

Please paste the callback URL:

Buka peramban Anda dan salin URL panjang tersebut untuk login ke OneDrive.

Click to view slideshow.

Masuk ke OneDrive. Beri izin akses kepada aplikasi onedrive-d. Pada saat selesai otorisasi, peramban Anda akan dibawa ke sebuah laman kosong. URL itu berisi tiket otorisasi yang diperlukan aplikasi onedrive-d untuk masuk ke OneDrive. Salin seluruh URL untuk digunakan pada konfigurasi.

Melanjutkan proses tadi, masukkan URL yang dibutuhkan:

Please paste the callback URL:
https://login.live.com/oauth20_desktop.srf?code=█████████-████-████-████-████████████&lc=1033
[2015-05-22 19:32:38,675] DEBUG: MainThread: config saved.
onedrive-d has been successfully authorized.

Tentu saja, saya menyensor kode saya. Itu isinya alfanumerik.

Menentukan Direktori yang Akan Ditautkan OneDrive

Selanjutnya, wisaya akan menanyakan direktori yang akan ditautkan.

(STEP 2/4) Do you want to specify path to local OneDrive repository? [Y/n] 
Please enter the abs path to sync with your OneDrive (default: /home/user/OneDrive): /home/user/Dokumen/OneDrive
The path "/home/user/Dokumen/OneDrive" does not exist. Try creating it.
[2015-05-22 19:33:07,139] DEBUG: MainThread: config saved.
Path successfully set.

Menentukan Beberapa Hal

Selanjutnya, Anda dapat menentukan beberapa hal:

  1. Berapa lama yang ditoleransikan untuk menunggu jaringan yang gagal.
  2. Berapa ukuran minimal berkas yang dikirimkan dalam bentuk potongan-potongan. Lebih kecil dari nilai ini, berkas akan dikirim utuh.

(STEP 3/4) Do you want to change the numeric settings? [Y/n] 
How many seconds to wait for before retrying a network failure (current: 10)?

Files larger than what size (in MiB) will be uploaded blocks by blocks? (current: 4.0)?

When a file is uploaded blocks by blocks, what is the block size (in KiB)? (current: 512.0)?
[2015-05-22 19:33:32,067] DEBUG: MainThread: config saved.

Proses ini bisa diabaikan sebenarnya.

Menentukan Daftar Berkas yang Tidak Disinkronisasi

Selanjutnya, Anda akan diminta untuk menetapkan aturan untuk berkas-berkas yang tidak masuk konfigurasi. Pada proses ini, bila Anda setuju, wisaya akan membuka berkas ~/.onedrive/ignore_v2.ini dalam penyunting terminal.

(STEP 4/4) Do you want to edit the ignore list file? [Y/n] 
Calling your default editor...
You have exited from the text editor.

All steps are finished.
[2015-05-22 19:33:55,722] DEBUG: Dummy-2: config saved.

Selesai wisaya.

Terakhir

Setelah proses wisaya, untuk menjalankan layanan onedrive-d, jalankan perintah:

onedrive-d start

Bila mau menghentikan layanan onedrive-d:

onedrive-d stop

Untuk lihat apakah layanan berjalan:

onedrive-d status

Selesai.

Waduh, saya pikir singkat, ternyata ada banyak juga. Ya, sudah. Kalau begitu cara kedua akan saya bahas di tulisan mendatang.

on 22 May 2015 02:18 PM

12 May 2015

Tips Git Untuk Pemula

Rolly Maulana Awangga

Ada beberapa tips disini:

1. SERING COMMIT, ada perubahan dan selesai dikerjakan maka COMMIT. ada typo? benerin lalu commit, jangan digabung sama yang lain
2. 1 COMMIT 1 issue, bukan sekian issue 1 commit, commit
3. Sebelum PUSH wajib PULL,git push ? git pull dulu, pastikan ngga ada conflict
4. Kalo ada conflict harus dibenerin dulu, jangan push kalo ngga paham
5. Sering2 git status dan git diff, lihat mana yang belum di commit dan adakah yang belum di push
6. Sering2 PUSH (ingat yang ke 3), jangan biarkan akhir hari masih ada yang belum di PUSH
7. Jangan git add . tapi git add
8. Jangan git commit -a tetapi git add dulu baru git commit
9. mau udahan coding? git status, git diff dulu, commit yang belum, commit nya pilah2 (7 dan 8), lalu git pull dan git push (3)
10. besok nya ngapain ? git pull dulu yang pertama mah,git status, git diff.

Ganti repo origin dengan yang baru, yang lama di rename
git remote rename origin ngoprek
git remote add origin git@github.com:username_ente/voip-id.git
Setelah itu set default dengan opsi -u untuk diawal saja setelah add repo baru/ganti repo
git push -u origin master
git pull -u origin master

Jika Ingin Tambah repo baru untuk di merge
git remote add mainrepo git@github.com:antonraharja/voip-id.git
git pull mainrepo master
git push
sebelum lanjut coding di local repo

Cek config all
git config -l

Set Up Git Profile

git config –global user.name “Firstname Lastname”
git config –global user.email “your_email@youremail.com”

Integrating git with Sublime Text

https://scotch.io/tutorials/using-git-inside-of-sublime-text-to-improve-workflow


on 12 May 2015 01:31 PM

04 May 2015

OpenVPN Server and Create Client

Rolly Maulana Awangga

apt-get install openvpn openssl
cd /etc/openvpn
cp -r /usr/share/doc/openvpn/examples/easy-rsa/2.0 ./easy-rsa
nano easy-rsa/vars

# easy-rsa parameter settings

# NOTE: If you installed from an RPM,
# don’t edit this file in place in
# /usr/share/openvpn/easy-rsa —
# instead, you should copy the whole
# easy-rsa directory to another location
# (such as /etc/openvpn) so that your
# edits will not be wiped out by a future
# OpenVPN package upgrade.

# This variable should point to
# the top level of the easy-rsa
# tree.
export EASY_RSA=”/etc/openvpn/easy-rsa”

#
# This variable should point to
# the requested executables
#
export OPENSSL=”openssl”
export PKCS11TOOL=”pkcs11-tool”
export GREP=”grep”
# This variable should point to
# the openssl.cnf file included
# with easy-rsa.
export KEY_CONFIG=`$EASY_RSA/whichopensslcnf $EASY_RSA`

# Edit this variable to point to
# your soon-to-be-created key
# directory.
#
# WARNING: clean-all will do
# a rm -rf on this directory
# so make sure you define
# it correctly!
export KEY_DIR=”$EASY_RSA/keys”

# Issue rm -rf warning
echo NOTE: If you run ./clean-all, I will be doing a rm -rf on $KEY_DIR

# PKCS11 fixes
export PKCS11_MODULE_PATH=”dummy”
export PKCS11_PIN=”dummy”

# Increase this to 2048 if you
# are paranoid. This will slow
# down TLS negotiation performance
# as well as the one-time DH parms
# generation process.
export KEY_SIZE=1024

# In how many days should the root CA key expire?
export CA_EXPIRE=3650

# In how many days should certificates expire?
export KEY_EXPIRE=3650

# These are the default values for fields
# which will be placed in the certificate.
# Don’t leave any of these fields blank.
export KEY_COUNTRY=”ID”
export KEY_PROVINCE=”JB”
export KEY_CITY=”Bandung”
export KEY_ORG=”Astrajingga”
export KEY_EMAIL=”awangga@passionit.co.id”
export KEY_EMAIL=awangga@passionit.co.id
export KEY_CN=kududiganti
export KEY_NAME=kududiganti
export KEY_OU=kududiganti
export PKCS11_MODULE_PATH=kududiganti
export PKCS11_PIN=1234

. ./easy-rsa/vars
./easy-rsa/clean-all
cd easy-rsa
ln -s openssl-1.0.0.cnf openssl.cnf

cd ..
./easy-rsa/build-ca OpenVPN
./easy-rsa/build-key-server server
./easy-rsa/build-key client1
./easy-rsa/build-dh

now create config and copy the files from ./easy-rsa/keys/ or ./easy-rsa/2.0/keys/ to /etc/openvpn

for server :

ca.crt | server.crt | server.key | dh1024.pem

# [server.conf]
port 1194
proto tcp
dev tun
ca /etc/openvpn/ca.crt
cert /etc/openvpn/server.crt
key /etc/openvpn/server.key
dh /etc/openvpn/dh1024.pem
server 10.8.0.0 255.255.255.0
ifconfig-pool-persist ipp.txt
client-to-client
keepalive 10 120
comp-lzo
user nobody
group nogroup
persist-key
persist-tun
status openvpn-status.log
verb 3

for client : ca.crt | client1.crt | client1.key

# [client.conf]
client
dev tun
proto tcp
remote ipaddressofserver 1194
resolv-retry infinite
nobind
user nobody
group nogroup
persist-key
persist-tun
mute-replay-warnings
ca ca.crt
cert client1.crt
key client1.key
ns-cert-type server
comp-lzo
verb 3

To create other client just :

. ./easy-rsa/vars

./easy-rsa/build-key client2


on 04 May 2015 10:11 AM

30 Apr 2015

Beberapa pergeseran diterapkan dalam pembangunan pendidikan 2010-2014 adalah: Perubahan wajib belajar menjadi hak belajar Kesetaraan dalam pendidikan Pendidikan komprehensif Perubahan fungsi sekolah negeri menjadi sekolah publik Perubahan dasar perencanaan pendidikan yang berdasarkan suplai menjadi berdasarkan kebutuhan ad.1. Paradigma wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun digeser menjadi hak belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang menjamin kepastian […]
on 30 Apr 2015 03:46 PM

Tak harus jago SEO untuk bisa mendongkrak pencarian Google kepada situs kita ada beberapa cara yang simple seperti saya referensikan dibawah ini :

1. Editing Template

2. Setting Meta


on 30 Apr 2015 07:37 AM

27 Apr 2015

Pindah

Mahyuddin Susanto

March is my last month working for RADNET!

Sudah 3 tahun saya bekerja untuk RADNEt, dan maret merupakan bulan terakhir saya. Awalnya saya berkerja di radnet karena ada info dari **** (saya lupa) kalau pak Noor butuh orang Network dan atau Sysadmin. Iseng saya langsung kontak saja via email, alhamdulillah saya langsung dipanggil dan diterima.

 

Bekerja di Surabaya adalah salah satu impian buat saya (why not Djakarta?), apalagi berkerja di ISP. Ternyata di sini saya berkerja mengisi kekosongan karena staff yang sudah senior pindah ke cabang bandung.

And the story begun.. setelah berkerja di radnet sebulan, saya langsung nikah. Well, saya termasuk orang yang telat nikah loh. Dan Setahun kurang sehari dari pernikahan anak saya lahir.

Memang berat meninggalkan RADNET karena di radnet suasana kekeluargaan yang kental dan banyak pelajaran yang saya ambil. Namun bagaimanapun juga saya harus pindah untuk melanjutkan mimpi saya selanjutnya.

Kemana?

Akhirnya saya di terima di Wowrack, masih di surabaya juga kok. Wowrack merupakan perusahaan yang melayani cloud, vps, hosting dan lain lain, agak berbeda dengan radnet.

Doakan saya sukses yah.

on 27 Apr 2015 09:08 PM

26 Apr 2015

Screen Shot 2015-04-26 at 7.51.49 AM

I use gmail for sending every email from my laravel apps, but seriosly there is an error if i go to forgot password or reminder password function.

The solution is just comment out the check conditional in library of swiftmailer

if (!$reversePath = $this->_getReversePath($message)) {
$this->_throwException(new Swift_TransportException(
‘Cannot send message without a sender address’
)
);
}

and add:

$reversePath = $this->_getReversePath($message);

Screen Shot 2015-04-26 at 7.44.35 AM


on 26 Apr 2015 01:04 AM

24 Apr 2015

Enchanted

Arif Syamsudin

Jadi...SLiMS punya fitur yang namanya spell checker. Pemeriksa ejaan. Hmmm...word suggestion macam yang ada di mesin pencari. Jadi kalo salah memasukkan kata-kata, akan ada saran penggunaan kata-kata. Nah, pada SLiMS, untuk bisa mengaktifkan fitur ini, yang harus diperhatikan adalah:

a) Harus menggunakan sistem operasi GNU/Linux

Karena apa? Karena baru di sistem operasi ini saya ngopreknya :D. Eh, ini juga masukan dari lead programmer SLiMS sich, karena konfigurasinya lebih mudah di sistem operasi yang satu ini, katanya.

Bagaimana caranya? silahkan pasang paket php5-enchant. Setelah paket tersebut dipasang, aktifkan ekstensi php5-enchant ke dalam berkas php.ini. tambahkan baris ini pada bagian extension:

extension=php_enchant.so

Setelah ditambahkan, jangan lupa untuk me-mula-ulang layanan apache:

$ sudo service apache2 restart

b) Aktifkan spell checker di dalam berkas sysconfig

Setelah enchant terpasang, aktifkan fungsi spell checker di dalam sysconfig.inc.php. Silahkan lihat pada baris 156 yang isinya:

$sysconf['spellchecker_enabled'] = false;

ubah "false" menjadi "true". Lalu simpan hasil perubahan.

c) Aktifkan kemudian via konfigurasi sistem

Setelah diaktifkan via sysconfig, aktifkan melalui menu System > System Configuration di dalam menu administrasi SLiMS.

Nah...setelah semua langkah di atas dilakukan...maka hasil pemeriksaan ejaan bisa dinikmati pada SLiMS :).

Gambar 1. Hasil pemeriksaan ejaan.

Gambar 2. Hasil ketika klik hasil saran
on 24 Apr 2015 02:02 PM

19 Apr 2015

Sudah lama saya tidak menggunakan Ubuntu di lapi, bukan berarti menggunakan OS lain melainkan menggunakan rasa Xubuntu :)

Berhubung lapi lama sudah diacak2 anak2 (lagi), sdh waktunya untuk ganti lapi baru :D  — jadi, sebenarnya ini artikel pamer lapi baru! :P

Ubuntu

Saat lapi baru diterima, versi Ubuntu adalah masih beta2. Saya sempat ragu untuk menggunakan versi ini karena versi beta biasanya berisi banyak kutu kaki. Benar saja, begitu proses instal selesai dan masuk ke Ubuntu yg muncul adalah kotak dialog “Problem Report”. Terus, saat buka OpenOffice, sistem langsung logout. :( Namun begitu di-update, problem2 tsb menghilang sama sekali. Hore!

Apa yg harus diinstal? Klo saya sih wajib install: apache2, php5, mysql-server, mysql-common, phpmyadmin dan openvpn-network-manager. Ha ha ha, namanya juga untuk web app development! Namun ga garing2 amat, warzone2100 juga saya install menemani AD0 dan Steam.

Masalah brightness dan fungsionalitas tombol2 sepesial spt volume up-down, brightness up-down, dll yg saya temui saat install Ubuntu di lapi2 sebelumnya tidak saya temukan kali ini.

Jadi, secara umum Ubuntu Vivid Vervet berjalan mulus di Lenovo Z40-75 PID.

Screenshot from 2015-04-19 22:46:45

Apa yg baru dari Vivid Vervet? Hm… Apa ya? Saya tidak menemukan sesuatu yg sangat spesial dalam versi baru ini walau ada artikel: The five biggest changes in Ubuntu 15.04, Vivid Vervet

Oh ya, kemarin malam (18/4) saat update, tulisan “development branch” versi sudah menghilang.

Lenovo Z40-75 PID

Review tentang lapi ini bisa dilihat di sono! Untuk membandingkan dg hasil review tsb amat sulit bagi saya karena saya pake Ubuntu, yg di sono pake Windows. :)

Saat pake lscp, kecepatan CPU yg terbaca cuma min 1.1GHz dan max 1.9GHz :(

Penasaran, saya instal stress dan cpupower.

Buka dua Terminal

term1$ watch sudo cpupower monitor
term2$ stress -c 1 --timeout 10s

Screenshot from 2015-04-20 00:23:04

term2$ stress -c 4 --timeout 10s

Screenshot from 2015-04-20 00:24:07

Hm… bisa juga dia jalan di atas 3GHz :)

Bagi saya, yg tidak nyaman di Lenovo Z40-75 adalah tombol “klik” dari touchpad yg lumayan keras dan posisi tombol “End” yg berjauhan dari tombol panah. Karena kebiasaan dg lapi lama maka saya sering tekan tombol “PgDn”. :(


Filed under: Linux, Ubuntu, Umum Tagged: Laptop, Linux, Review, Ubuntu
on 19 Apr 2015 04:07 PM

15 Apr 2015

Kadang kita lupa akan password database yang kita buat, di PostgreSQL user rootnya bernama postgre. Tinggal kita edit file g_hba.conf

hanya tinggal ini saja(yang lainnya dikomen dulu):

# TYPE DATABASE USER CIDR-ADDRESS METHOD
# IPv4 local connections:
host all all 127.0.0.1/32 trust
# IPv6 local connections:
host all all ::1/128 trust
Untuk bisa remote tinggal enable kan di file postgresql.conf
listen_addresses = '*'

on 15 Apr 2015 06:57 PM

12 Apr 2015

OCSP Stapling di nginx

Mahyuddin Susanto

Dalam artikel ini saya akan mengaktifkan OCSP Stapling di nginx, syaratnya nginx harus mempunyai versi minimal 1.3.7.

Saya menggunakan startSSL dalam praktek kali ini. Baiklah kita mulai dengan mengunduh CA bundle dari startSSL.

mkdir /etc/nginx/ssl
cd /etc/nginx/ssl
wget -O - https://www.startssl.com/certs/ca.pem https://www.startssl.com/certs/sub.class1.server.ca.pem | tee -a ca-startssl.pem> /dev/null

Langkah selanjutnya adalah menambahkan parameter di vhost nginx, karena saya menggunakan vhost domain mahyudd.in maka biasanya filenya akan terletak di /etc/nginx/site-avaliable/mahyudd.in.conf. Silakan sesuaikan dengan config anda.

  ssl_stapling              on;
  ssl_stapling_verify       on;
  ssl_trusted_certificate   /etc/nginx/ssl/ca-startssl.pem;

Simpan dan test dari terminal

$ echo QUIT | openssl s_client -connect mahyudd.in:443 -servername mahyudd.in -status 2> /dev/null | grep -A 17 'OCSP response'| grep -B 17 'Next Update'
OCSP response:
======================================
OCSP Response Data:
    OCSP Response Status: successful (0x0)
    Response Type: Basic OCSP Response
    Version: 1 (0x0)
    Responder Id: C = IL, O = StartCom Ltd. (Start Commercial Limited), CN = StartCom Class 1 Server OCSP Signer
    Produced At: Apr 11 13:33:15 2015 GMT
    Responses:
    Certificate ID:
      Hash Algorithm: sha1
      Issuer Name Hash: 6568874F40750F016A3475625E1F5C93E5A26D58
      Issuer Key Hash: EB4234D098B0AB9FF41B6B08F7CC642EEF0E2C45
      Serial Number: 056CADC897AF49
    Cert Status: good
    This Update: Apr 11 13:33:15 2015 GMT
    Next Update: Apr 13 13:33:15 2015 GMT

Test secara online dapat dilakukan di Qualys. Hasilnya adalah sebagai berikut:

ocsp

 

Selamat mencoba

on 12 Apr 2015 09:47 AM

11 Apr 2015

Mewujudkan Impian

Dedi Gunawan


Sejarah selalu mencatat orang pertama

Misalnya yang menginjakkan kaki pertama kali dibulan, maka orang akan mengingat neil armstrong namun tidak mengingat siapa yang kedua padahal waktu itu neil armstrong tidak sendirian

Pun demikian dengan penaklukan gunung everest yang pertama kali dicatat sejarah dan diingat adalah dilakukan oleh Edmund Hillary pada tahun 1953.

Saat sesi wawancara semua wartawan ramai mewancarai edmund hillary hingga kemudian ada salah satu wartawan yang jeli dan bertanya kepada Tenzing Norgay yang merupakan pemandu Edmund Hillary dalam menaklukkan everest.

Anda kan yang memandu edmund hillary, tentu anda yang berada di depan hillary?
Ya benar, saya memang berada di depan edmund hillary untuk memandunya jawab tenzing norgay

Nah tentu mustinya anda yang lebih dulu menginjakkan kaki di puncak everest?
Sepanjang perjalanan memang saya selalu berada di depan edmund hillary, namun sesaat sebelum mencapai puncak, saya mempersilahkan edmund untuk melangkahkan kaki didepan saya sehingga dia bisa berhasil menjadi orang pertama yang menaklukkan puncak everest tersebut.

Kenapa anda lakukan itu, bukankah anda lebih punya peluang untuk mencatatkan diri dalam sejarah sebagai orang pertama yang menaklukkan everest?
Sesungguhnya mencapai puncak everest adalah impian seorang edmund hillary, bukan impianku. impianku adalah untuk membantu mewujudkan impiannya....

Aha I’ve finally found my true passion..... (minimal utk saat ini, entah nanti)
Sungguh cerita ini kalau untuk saya kereen bingiiiit....
Ini yang aku cari selama ini..

Dulu jaman sekolah juara kelas, juara menggambar juga berprestasi lah, mengalami sendiri bagaimana jadi juara, dipuji, jadi anak pinter dll
tapi kok merasa sepertinya ada hal lain entah apa  yang sebenarnya lebih kuinginkan dari sekedar itu. efeknya mulai ketika sma jadi gak terlalu tertarik lagi utk berprestasi, mulai malas dan beberapakali bermasalah dengan guru2.
Demikian juga ketika bisa ccie dll, sebuah prestasi besar dalam hidup. Tapi kok kayaknya ada hal lain yang lebih kuinginkan...hal yang lebih menantang, yang lebih seru

Dan aha ketemu.... Mewujudkan impian seseorang....

Ternyata ini yang selama ini tanpa saya sadari sudah saya jalani dan saya merasa lebih excited dengan ini.

Merubah seseorang yang biasa2 menjadi seseorang yang luar biasa.

okelah bisa ccie adalah hal yg besar, 
tapi nulis buku ccie adalah hal yg lebih besar lagi
membantu mewujudkan impian seseorang,. ccie dengan usia termuda menjadi hal yg lebih seru lagi
membantu mewujudkan impian seseorang,. ccie pada usia pensiun, lebih keren lagi

mendobrak hal2 yang bagi orang lain ini adalah kesulitan besar, dan mengantarkan mereka menuju impian mereka ternyata lebih seru, lebih keren, lebih menggairahkan, lebih menantang dan lebih berwarna pilihannya..

Salah satu tujuan saya mendirikan pesantren networkers adalah untuk memunculkan para rockstar engineer sejak usia dini, yang nantinya akan memiliki kontribusi besar, memberi manfaat besar untuk dunia networking indonesia kelak...



Tidak bisa cepat, butuh waktu setidaknya 5-10 tahun kedepan karena mereka2 ini hanya lulusan smk yang biasanya kalau di kantor umumnya ya kalah bersaing dengan yang lulusan anak kuliahan..
Namun mereka sudah belajar networking dengan tepat diusia yang lebih awal, tinggal masalah waktu aja yang akan mengantarkan mereka. 

Daripada dipuji sana sini dengan apa yang sudah mereka capai saat ini, mereka lebih butuh untuk direndahkan, dicaci maki, dicap negatif seperti misalnya alah cuman lulusan smk, atau alah belajarnya cuman ngonfig2 aja, atau alah belajarnya cuman dikarbit aja atau bermasalah dengan sekolah, konflik dengan sekolah, kasus gak masuk sekolah, dicap anak nakal, kalau nerangin grogi terus, bahasa inggris masih belepotan aja gaya dll yang beginian ini jamu, pahit tapi sangat penting untuk membentuk mental dan karakter mereka kedepan.

Saya guru, namun bukan pengajar... Bukan mengajar dikelas menerangkan ini itu, saya lebih suka mengarahkan mereka, menujukkan apa yang perlu untuk mereka lakukan. karena hasilnya akan lebih dapat dirasakan daripada mengajar menerangkan sesuatu dari pagi hingga sore yang kemudian hari berikutnya sudah dilupakan para siswa.

kesuksesan saya untuk sekarang ini adalah ketika nantinya mereka-mereka berhasil mengalahkan saya 
dan saya akan menjadi sangat-sangat bangga, penuh perasaan kebahagian ketika memperoleh kekalahan itu.


on 11 Apr 2015 03:28 AM

08 Apr 2015



Komunitas SLiMS Jakarta kembali mengadakan kegiatan Sinau SLiMS. Kegiatan ini merupakan wadah bagi siapa saja yang berniat mempelajari aplikasi untuk perpustakaan, SLiMS. Mari belajar bersama dan meningkatkan kompetensi kepustakawanan di bidang teknologi informasi.
TOPIK
Kelas pemula: Modul Bibliography dan Master File (Tutor Dimas)
Kelas Lanjutan: UCS dan Nayanes (Tutor: Dudu)
WAKTU
Sabtu 18 April 2015
Pukul: 09.00-12.00 WIB
TEMPAT
Galeri Foto Jurnalistik Antara
Jl. Antara No. 59 Pasar Baru Jakarta Pusat
Nb: Peserta diharapkan membawa laptop masing-masing (+modem gsm untuk kelas lanjutan)
Investasi:
- Gratis dan Terbuka Umum
- Investasikan waktu Anda untuk Ilmu
Informasi lebih lanjut hubungi Hubungi Saifuloh HY (085217298195) dan Danies (+62 856-8806-361)
website: slimsjakarta.web.id
twitter: @slimsjakarta
email: komunitas@slimsjakarta.web.id
*Diambil langsung dari posting-an situs SLiMS Jakarta
on 08 Apr 2015 01:03 PM

29 Mar 2015

Tagihan tahunan

Fajran Iman Rusadi

Sekarang sudah bulan Maret dan ini artinya amplop hijau dari Gemeente alias pemerintah daerah dan amplop putih/biru dari Waternet akan datang! Amplop2 ini berisi Acceptgiro alias formulir pembayaran terkait bbrp hal xD Barhubung jumlahnya cukup signifikan, mari kita sekalian lihat dan catat apa aja sih yang ditagih.

Amplop pertama datang dari Gemeente. Dari sekian banyak hal yang bisa ditagih, yang sekarang relevan untuk saya adalah yang berikut ini. Oya angka2 ini bisa berubah tiap tahunnya dan yang saya pakai ini adalah untuk tahun 2015.

  • Onroerende-zaakbelastingen (OZB) alias pajak bangunan. Jumlahnya itu sekian persen (tepatnya 0,06228%) dari nilai properti yang (sepertinya) dihitung/ditentukan dari Gemeente. Jadi andai nilai rumah adalah 100 ribu euro, maka yang bakal ditagih adalah sekitar €63.

    Fun fact: di Amsterdam sini status tanah itu nyewa! Jadi kalau kita beli rumah, ya itu cuma tuk bangunannya aja. Si tanah tetep dimiliki oleh Gemeente (kayanya sih). Tiap daerah punya aturan sendiri termasuk yang status tanahnya adalah hak milik juga.

  • Afvalstoffenheffing yaitu uang kebersihan. Besarnya tergantung jumlah orang yang tinggal di sebuah alamat dan uniknya pilihannya cuma dua yaitu sendiri atau lebih dari satu orang xD Tuk tahun 2015 ini, si Gemeente bakal nagih €240 tuk satu orang dan €320 jika ada lebih dari satu orang.

  • Rioolheffing untuk saluran pembuangan. Besarnya dipukul rata sama semua yaitu sebesar €149.41.

Contoh hal lain yang bisa ditagih tapi gak relevan tuk saya itu pajak anjing. Jadi tiap orang yang memelihara anjing bakal harus bayar sekian euro.

Selain si Gemeente, Waternet yang ngurusin segala hal yang terkait dengan air juga punya tagihan tahunan. Ada dua/tiga hal yang ditagih oleh Waternet:

  • Watersysteemheffing atau pajak air. Besar tagihannya akan disesuaikan dengan properti/tanah yang kita punya. Tuk pemilik bangunan, sama seperti pajak bangunan di atas, besarnya akan dihitung berdasar nilai bangunan sebanyak 0,017089%.

  • Zuiveringsheffing atau Verontreinigingsheffing tergantung kondisi koneksi bangunan dengan saluran pembuangan. Komponen tagihan ini dipakai untuk pemurnian air yang “tercemar” oleh penghuni bangunan xD Besarnya dihitung berdasar jumlah pencemar, alias jumlah orang. Kalau cuma satu orang, akan dikenai tagihan sebesar 1 unit dan kalau ada dua atau lebih, tagihan akan datang untuk 3 unit pencemar. Tahun 2015 ini, ongkosnya adalah €53,76 per unit.

Kalau angka-angka di atas dijumlah semua, akan bikin puyeng jika mesti dibayar sekaligus. Untung aja si Gemeente (sayangnya si Waternet ngga demikian) menyediakan bbrp metode pembayaran. Dibayar sekaligus, dalam 2 kali pembayaran, atau 8 kali namun dengan tagihan otomatis. Sepertinya juga tiap bulan mesti menyisihkan sekian euro supaya gak terkaget2 setiap bulan Maret/April xD

Kalau ada yang salah2 atas penjabaran di atas, tolong kasih tau ya :D

on 29 Mar 2015 07:26 PM
Apakah Mata Lomba salah satu kelompok Teknologi di LKS SMK hanya sekedar NAMA dan tidak memperhatikan standar yang berlaku di tingkat yang lebih tinggi, Asean (ASC) atau Dunia (Worldskills)? LKS SMK Tingkat Nasional 2014 di Palembang mencoba menjawabnya seperti pada gambar di bawah ini: Bagaimana kondisi penamaan Mata Lomba di Tingkat Provinsi? Bisa dilihat pada […]
on 29 Mar 2015 03:25 PM